Kronologi Peristiwa Seputar Proklamasi Kemerdekaan Bangsa Indonesia

Muhammad Rifai Fajrin

Sarisejarah.com - Kronologi Peristiwa Seputar Proklamasi Kemerdekaan Bangsa Indonesia

Kemerdekaan bangsa Indonesia tidak diperoleh secara mudah, melainkan melalui proses yang sangat panjang. Kemerdekaan yang diperoleh bangsa Indonesia tidak lepas dari situasi politik dunia dimana saat itu meletus perang dunia yang kedua. Kekalahan Jepang di berbagai medan pertempuran menyebabkan mereka - yang saat itu menjajah bangsa Indonesia - kembali mengulang janji mereka untuk memberikan kemerdekaan bagi bangsa Indonesia. Sehingga tahun 1944 sampai dengan tahun 1945 merupakan masa-masa paling krusial bagi kemerdekaan bangsa Indonesia.
Bagaimanakah kronologi peristiwa kemerdekaan bangsa Indonesia? Berikut kronologi selengkapnya.
proklamasi kemerdekaan

baca juga: AMANAT BUNG KARNO 3 OKTOBER 1965
  1. Februari 1944: Jepang semakin terdesak di perang dunia kedua
  2. 7 September 1944: Jepang memberikan janji kemerdekaan bagi bangsa Indonesia yang disampaikan dalam sidang parlemen Jepang. Perdana Menteri Kaiso menjanjikan akan memberikan kemerdekaan bagi bangsa Indonesia dan lepas dari belenggu penjajah barat
  3. Mei 1945: Dibentuk Badan Penyelidik Upaya Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) atau dokuritsu jumbi coosakai. Tujuan pembentukan BPUPKI adalah untuk mempersiapkan atau merumuskan dasar negara. BPUPKI berupaya menyelidiki hal hal yang diperlukan untuk pembentukan sebuah negara yang merdeka. BPUPKI diketuai oleh Dr. Radjiman Wediodiningrat. Sebagai wakil adalah RP. Soeroso, dan beranggotakan 60 orang, termasuk  diantaranya adalah orang Jepang.
  4. 29 Mei- 1Juni 1945: BPUPKI melakukan sidang pertama yang membahas rumusan dasar negara. Tiga orang yang menyampaikan usulan tentang dasar negara antara lain Muh Yamin, Soepomo, dan Soekarno. Dalam sidang tersebut, Soekarno mencetuskan pancasila sebagai usulannya.
  5. BPUPKI membentuk panitia kecil yang disebut sebagai panitia sembilan yang bertugas menyelesaikan rumusan dasar negara dan asas kemerdekaan. 
  6. 29 Juni 1945: panitia sembilan menyusun piagam jakarta. Pada penyusunan ini terdapat satu peristiwa yang terkenal yaitu penghapusan tujuh kata dalam sila pertama, yang semula berbunyi, "ketuhanan yang maha Esa dengan kewajiban menjalankan syariat islam bagi pemeluk-pemeluknya", dihapus menjadi hanya, "Ketuhanan yang Maha Esa".
  7. 14 Juli 1945: Soekarno mengusulkan rancangan dasar hukum menjadi tiga bagian, yaitu Peernyataan Indonesia merdeka, pembukaan UUD, batang tubuh UUD. Setelah menerima dasar hukum tersebut, BPUPKI dibubarkan.
  8. 6 Agustus 1945: bom hiroshima yang melumpuhkan kekuatan Jepang pada perang dunia II
  9. 7 Agustus 1945: BPUPKI resmi dibubarkan dan dibentuk PPKI (panitia persiapan kemerdekaan Indonesia) atau dokuritsu junbi inkai, anggotanya berjumlah 21 orang yang diketuai oleh Ir Soekarno dan wakilnya adalah Moh Hatta. 
  10. 9 Agustus 1945: PPKI ditetapkan
  11. 9 Agustus 1945; peristiwa bom Nagasaki di Jepang. Secara de facto, bom ini telah mengakhiri perang dunia kedua, sekaligus menjadikan bangsa Indonesia mengalami vacum of power atau kekosongan kekuasaan. 
  12. 9 Agustus 1945: pemanggilan tokoh tokoh bangsa ke Dalath Vietnam untuk bertemu dengan Marsekal Terauchi. Tokoh tokoh tersebut antara lain Radjiman, Soekarno, Hatta dan tokoh tokoh lain
  13. 10 Agustus 1945: berita tentang kekalahan Jepang didengar oleh kelompok Sutan Sjahrir yang diperoleh dari radio BBC tentang kemungkinan Jepang menyerah kepada Sekutu.
  14. Para tokoh bangsa di Vietnam, mendapatkan keputusan bahwa Indonesia akan diberikan kemerdekaan pada tanggal 24 Agustus 1945. Mereka mengabarkan kepada para pejuang bangsa sekembalinya dari Vietnam.
  15. 14 Agustus 1945; Jepang menyerah tanpa syarat kepada sekutu.
  16. 15 Agustus 1945: Golongan tua dan golongan muda mengalami perdebatan tentang persepsi kemerdekaan. Golongan tua menghendaki supaya tetap sesuai dengan skenario pemberian kemerdekaan oleh Jepang, sedangkan golongan muda menghendaki segera proklamasi karena Indonesia sedang mengalami kekosongan kekuasaan.
  17. 16 Agustus 1945 subuh: peristiwa Rengasdengklok, yaitu 'penculikan' Soekarno dan Hatta ke sebuah daerah di Rengasdengklok supaya mereka berdua terhindar dari pengaruh Jepang dan bersedia memproklamasikan kemerdekaan. Atas jaminan dari Ahmad Soebardjo, pemuda bersedia melepaskan Soekarno-Hatta, asalkan segera menyusun naskah proklamasi. Soebardjo sendiri memberikan jaminan bahwa proklamasi akan dilaksanakan selambat lambatnya tanggal 17 Agustus 1945.
  18. 16 Agustus 1945 malam: perumusan naskah teks Proklamasi kemerdekaan bangsa Indonesia. Para penyusun antara lain Ahmad Soebardjo, Soekarno, dan Moh Hatta di rumah Laksamana Maeda.
  19. 17 Agustus 1945: bangsa Indonesia melaksanakan proklamasi kemerdekaan bangsa Indonesia di Jl, Pegangsaan Timur no 56 Jakarta.
Demikian ulasan singkat tentang kronologi peristiwa seputar proklamasi semoga memberikan manfaat bagi pembaca. 

0 Response to "Kronologi Peristiwa Seputar Proklamasi Kemerdekaan Bangsa Indonesia"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel