kisah tentara Pelajar pasca Kemerdekaan RI

shares |

Sarisejarah.com- kisah tentara Pelajar pasca Kemerdekaan RI

judul asli: MUDA BERBAHAYA, TENTARA PELAJAR.

Paska Proklamasi 17 Agustus 1945, bersama dengan beberapa organisasi pelajar lainnya, kemudian mengadakan Konggres Pemuda Pelajar yang diadakan pada 25 – 27 September 1945. Organisasi ini kemudian berubah menjadi IPI (Ikatan Pelajar Indonesia). Melalui surat perintah Sri Sultan HB IX dan Paku Alam VIII dalam Maklumat No. 5 tanggal 26 Oktober 1945, IPI kemudian diperintahkan untuk membantu TKR (Tentara Keamanan Rakyat). Memenuhi tuntutan banyak anggota IPI yang ingin mempunyai pasukan tempur sendiri, maka dibentuklah IPI Bagian Pertahanan yang kemudian berubah nama menjadi Markas Pertahanan Pelajar (MPP). Pembentukan IPI Pertahanan ini kemudian mendapatkan restu dari MB TKR untuk dijadikan pasukan khusus pelajar yang kemudian disebut sebagai Tentara Pelajar (TP). Peresmian pembentukan TP dilaksanankan pada 17 Juli 1946, berlokasi di lapangan Pingit, oleh dr. Moestopo dari MB TKR. Terdapat beberapa istilah untuk penyebutan Tentara Pelajar, di Jatim Tentara Republik Indonesi Pelajar (TRIP) , di Jateng Tentara Pelajar (TP) ,di Jabar Corps Pelajar Siliwangi (CPS). Terlibat dalam berbagai front pertempuran, kiprah dan kisahnya seringkali diluar perkiraan serdadu serdadu Belanda. Bandel, gesit, pemberani dan militan, tak jarang pasukan TP sering membuat para serdadu Belanda itu kerepotan dan marah. Merasa disepelekan oleh anak anak muda yang dicap sebagai ekstremis/ pemberontak, para serdadu Belanda itu biasanya membalas dengan aksi membabi buta, frustasi. Sebagai pelajar yang kombatan, kiprah keterlibatannya dalam berbagai medan pertempuran seperti Ambarawa, sergapan di wilayah Kedu - Wonosobo atau bahkan kiprahnya menjelang meletusnya Serangan Umum Solo, tak bisa dianggap enteng. Bahkan media media pemberitaan Belanda mengisahkan kegemparan akan serangan para kombatan pelajar republik ini menggunakan istilah istilah yang sadis.
Foto : Koleksi Dienst voor, Pasukan TP di sekitar wilayah Klaten, Jawa Tengah. Pada proses penyerahan pos pos pertahanan pasukan Belanda kepada TNI paska ditandatanganinya KMB.

* tulisan ini saya kutip dari grup facebook INDONESIA TEMPO DOELOE yang diposting oleh IWAN BROER, LINK SUMBER: https://web.facebook.com/groups/260516470988572/ 

Related Posts

0 Komentar: