Sejarah Bahasa Sansekerta di Indonesia

shares |

Sarisejarah.com - Sejarah Bahasa Sansekerta di Indonesia

Di Indonesia, Bahasa Sansekerta sangat berpengaruh penting dan sangat memiliki peran tinggi di dalam perbahasaan di Indonesia. Bahasa Sansekerta yang masuk ke Indonesia sejak ribuan tahun lalu (masa kerajaan Hindu-Buddha) datang dari India ke Indonesia melalui para kerajaan-kerajaan Hindu-Buddha pada masa kuno ribuan tahun yang lalu di bumi Nusantara. Sangat banyak kata-kata dalam Bahasa Indonesia yang diserap dari Bahasa Sansekerta, contohnya dari kata bahasa भाषा (bhāṣa) itu sendiri berasal dari bahasa sansekerta berarti: "logat bicara". Bahasa Sansekerta juga yang digunakan di Indonesia terutama untuk semboyan-semboyan dan motto-motto instansi juga memiliki unsur India yang sangat kental, contohnya motto Akademi Militer Indonesia yang berbunyi "अधिकाऱ्या महत्व विर्य नगरभक्ति" - Adhitakarya Mahatvavirya Nagarabhakti yang berarti "seorang taruna/perwira mencapai ilmu dan pengetahuan dengan mengutamakan jiwa kesatria dan patriot untuk berbakti kepada negara" berasal dari peribhahasa India kuno. Ini membuktikan betapa kentalnya unsur India di Indonesia dari segala macam aspek terutama dalam berbahasa.

Menurut sejarah, bahasa sansekerta di Indonesia diajarkan oleh kaum brahmana kepada para penguasa lokal di Indonesia, dimana para brahmana juga berperan penting dalam terbentuknya kerajaan kerajaan hindu buddha di Indonesia.

Bahasa Sanskerta (ejaan tidak baku: Sansekerta) adalah salah satu bahasa Indo-Eropa paling tua yang masih dikenal dan sejarahnya termasuk yang terpanjang. Bahasa yang bisa menandingi 'usia' bahasa ini dari rumpun bahasa Indo-Eropa hanya bahasa Het. Kata Sanskerta, dalam bahasa Sanskerta Saṃskṛtabhāsa artinya adalah bahasa yang sempurna. Maksudnya, lawan dari bahasa Prakerta, atau bahasa rakyat.

Bahasa Sanskerta merupakan sebuah bahasa klasik India, sebuah bahasa liturgis dalam agama Hindu, Buddhisme, dan Jainisme dan salah satu dari 23 bahasa resmi India. Bahasa ini juga memiliki status yang sama di Nepal.

Posisinya dalam kebudayaan Asia Selatan dan Asia Tenggara mirip dengan posisi bahasa Latin dan Yunani di Eropa. Bahasa Sanskerta berkembang menjadi banyak bahasa-bahasa modern di anakbenua India. Bahasa ini muncul dalam bentuk pra-klasik sebagai bahasa Weda. Yang terkandung dalam kitab Rgweda merupakan fase yang tertua dan paling arkhais. Teks ini ditarikhkan berasal dari kurang lebih 1700 SM dan bahasa Sanskerta Weda adalah bahasa Indo-Arya yang paling tua ditemui dan salah satu anggota rumpun bahasa Indo-Eropa yang tertua.

Khazanah sastra Sanskerta mencakup puisi yang memiliki sebuah tradisi yang kaya, drama dan juga teks-teks ilmiah, teknis, falsafi, dan agamis. Saat ini bahasa Sanskerta masih tetap dipakai secara luas sebagai sebuah bahasa seremonial pada upacara-upacara Hindu dalam bentuk stotra dan mantra. Bahasa Sanskerta yang diucapkan masih dipakai pada beberapa lembaga tradisional di India dan bahkan ada beberapa usaha untuk menghidupkan kembali bahasa Sanskerta. []



Related Posts

0 Komentar: