Ternyata Beginilah Sejarah Lomba Makan Krupuk Saat 17-an

shares |


Sarisejarah.com - Ternyata Beginilah Sejarah Lomba Makan Krupuk Saat 17-an


Kerupuk merupakan jenis makanan ringan yang umumnya dibuat dari adonan tepung tapioka yang dicampur dengan bumbu-bumbu dan bahan lainnya. Adonan kerupuk biasanya dikukus terlebih dahulu sebelum kemudian dikeringkan di bawah sinar matahari hingga kering. Setelah kering kerupuk digoreng hingga mengembang.


Di Indonesia, makan kerupuk menjadi salah satu kegiatan yang diperlombkan saat memperingati hari kemerdekaan seperti saat-saat ini. Lomba makan kerupuk memiliki peraturan yang harus ditaati, seperti kebanyakan lomba lainnya. Untuk perlombaan, kerupuk biasanya diikat menggantung menggunakan tali rafia pada tongkat kayu/ bambu. Panjang tali disesuaikan dengan tinggi peserta, agar tidak terlalu tinggi atau terlalu rendah. Namun, tahukah Anda sejarah di balik lomba makan kerupuk tersebut?

Ternyata, lomba makan kerupuk diadakan adalah untuk memperingati tentang tentang masa-masa sulit perjuangan warga Indonesia saat masa penjajahan. Saat itu, kerupuk merupakan salah satu makanan yang menjadi menu utama bagi warga Indonesia.

Pada masa penjajahan, untuk mendapatkan makanan yang enak tidaklah mudah. Oleh karena itu, warga Indonesia hanya mampu untuk makan seadanya, antara lain berupa nasi dan kerupuk. Jadi, untuk mengingat perjuangan semua warga Indonesia saat masa penjajahan, hingga kini sering diadakan lomba makan kerupuk.

Selain untuk memeringati perjuangan warga Indonesia saat masa penjajahan, terdapat manfaat dari lomba makan kerupuk tersebut. Seperti, dapat mempersatukan satu sama lain, dapat mengerti arti pentingnya bersyukur dan dapat meningkatkan rasa percaya diri.

Related Posts

0 Komentar: