Riwayat Hidup Bapak Kepanduan Dunia Lord Robert Baden Powell of Gilwell

shares |


Berbicara tentang sejarah Pramuka dunia, tak akan lepas dari nama Lord Robert Baden Powell of Gilwell. Gerakan pramuka dilatarbelakangi oleh pengalaman dan usaha-usaha Baden Powell dalam melakukan pembinaan terhadap para remaja di Inggris. Dari sanalah tumbuh kembang gerakan kepanduan atau yang juga kita kenal sebagai Gerakan Pramuka (Praja Muda Karana).

Berikut ini adalah riwayat hidup Lord Robert Baden Powell of Gilwell, yang disarikan oleh www.sarisejarah.com.

Image Source: http://waiaupascouts.co.nz/wp-content/uploads/2014/10/robertbadenpowell.jpg


Lord Robert Baden Powell of Gilwell  Lahir dengan nama Robert Stephenson Smyth pada tanggal 22 Pebruari 1857. Powell adalah nama ayahnya, seorang Professor Geometry di Universitas Oxford. Powell meninggal ketika Stephenson masih kecil. Maka, Stephenson kecil kemudian mendapatkan asuhan dan pembinaan dari ibundanya.

Pengalaman hidup ditinggal oleh ayahnya saat masih kecil, justru membuat Stephenson kecil tumbuh menjadi remaja yang gesit, pantang menyerah, dan  kuat. Stephenson memiliki watak gembira, lucu, suka main musik, bersandiwara, berolah raga, mengarang dan menggambar sehingga ia banyak disukai teman-temannya. Dia juga merupakan anak yang cerdas. Sifat-sifat inilah yang kemudian identik dengan gerakan pramuka yang selalu riang gembira namun juga mengisyaratkan kegesitan, kelincahan, keberanian, dan juga kemandirian.

Seorang Pramuka tersenyum dan bersiul dalam semua keadaan.

Sejak kecil, Stephenson atau Baden Powell telah memiliki banyak keterampilan dan kecakapan. Dia sudah bisa berenang, terbiasa berkemah, olahraga, dan terampil berlayar. Semua itu dia dapatkan berkat latihan dari sang kakak.

Beberapa waktu kemudian, Baden Powel masuk menjadi bagian dari Tentara muda Inggris dan mendapatkan banyak sekali pengalaman. Dari pengalaman-pengalamannya itulah, lahir sebuah buku berjudul “Aids to Scouting” yang terkenal. Buku tersebut ditulisnya dan kemudian menjadi petunjuk atau panduan bagi tentara muda Inggris agar dapat melaksanakan tugas dengan baik. Beberapa pengalaman yang menjadi inspirasi Baden Powell menyusun “Aids to Scouting” diantaranya adalah ketika terkepung bangsa Boer di kota Mafeking, Afrika Selatan selama 127 hari dan kekurangan makan. Selain itu, tidak kalah penting adalah pengalaman yang dia dapatkan ketika bertugas sebagai pembantu Letnan pada Resimen 13 Kavaleri yang berhasil mengikuti jejak kuda yang hilang di puncak gunung di India, serta keberhasilan melatih panca indera kepada Kimball O’Hara.

Atas kecakapannya itulah William Smyth, seorang pimpinan Boys Brigade di Inggris, secara khusus meminta kepada Baden Powell agar melatih anggotanya sesuai dengan pengalaman beliau itu. Kemudian dipanggil 21 pemuda dari Boys Brigade di berbagai wilayah Inggris, diajak berkemah dan berlatih di pulau Browns Sea pada tanggal 25 Juli 1907 selama 8 hari.

Tahun 1910 Baden Powell pensiun dari tentara dengan pangkat terakhir Letnan Jenderal. Pada tahun 1912 menikah dengan Ovale St. Clair Soames dan dianugerahi 3 orang anak. Beliau mendapat titel Lord dari Raja George pada tahun 1929 Baden Powell meninggal tanggal 8 Januari 1941 di Nyeri, Kenya, Afrika.

Beberapa kata-kata (quotes) dari Baden Powell yang terkenal adalah sebagai berikut:
Seorang Pramuka tersenyum dan bersiul dalam semua keadaan.
Seorang Pramuka tidak pernah terkejut; dia tahu apa yang harus dilakukan ketika sesuatu yang tak terduga terjadi.
Hal yang paling bernilai sementara adalah mencoba untuk menempatkan kebahagiaan ke dalam kehidupan orang lain.
Bila Anda ingin sesuatu dilakukan, "Jangan melakukannya sendiri" adalah motto yang baik untuk seorang Pramuka.

Sepanjang hidupnya, Baden Powell telah banyak menulis buku, baik buku-buku tentang militer, kepanduan, maupun buku-buku lainnya. Berikut ini adalah karya-karya buku yang telah dihasilkannya:

Buku militer
1884: Reconnaissance and Scouting
1885: Cavalry Instruction
1889: Pigsticking or Hoghunting
1896: The Downfall of Prempeh
1897: The Matabele Campaign
1899: Aids to Scouting for N.-C.Os and Men
1900: Sport in War
1901: Notes and Instructions for the South African Constabulary
1914: Quick Training for War

Buku kepanduan
1908: Scouting for Boys
1909: Yarns for Boy Scouts
1912: The Handbook for the Girl Guides or How Girls Can Help to Build Up the Empire (berkolaborasi dengan Agnes Baden-Powell)
1913: Boy Scouts Beyond The Sea: My World Tour
1916: The Wolf Cub's Handbook
1918: Girl Guiding
1919: Aids To Scoutmastership
1921: What Scouts Can Do: More Yarns
1922: Rovering to Success
1929: Scouting and Youth Movements
est 1929: Last Message to Scouts
1935: Scouting Round the World

Buku lainnya
1905: Ambidexterity (berkolaborasi dengan John Jackson)
1915: Indian Memories
1915: My Adventures as a Spy
1916: Young Knights of the Empire: Their Code, and Further Scout Yarns
1921: An Old Wolf's Favourites
1927: Life's Snags and How to Meet Them
1933: Lessons From the Varsity of Life
1934: Adventures and Accidents
1936: Adventuring to Manhood
1937: African Adventures
1938: Birds and Beasts of Africa
1939: Paddle Your Own Canoe
1940: More Sketches Of Kenya

Seni patung

1905 John Smith

Related Posts

0 Komentar: