Tips emilih Asuransi Syariah yang betul-betul syar'i

shares |

Asuransi berlabel syariah kian hari semakin menjamur. Seiring berjalannya waktu memang segala hal seolah harus syar'i. Pakaian, makanan, bedak, hingga asuransi.
Bisnis Syariah memang menggiurkan ditengah populasi muslim di Indonesia yang besar. Oleh sebab itu, mesti ada trik khusus bagi seorang muslim memilih asuransi syariah yang betul betul syar'i.

Persaingan industri asuransi syariah di Indonesia saat ini semakin pesat. Ada berbagai macam nama baru serta produk yang ditawarkan. Patut didasari memang walaupun memiliki market share yang tidak terlampau besar, pasar produk asuransi syariah bagi muslim di kalangan menengah cukup menggiurkan. Selain faktor edukasi yang terus gencar dilakukan, kesadaran umat muslim dalam menggunakan produk asuransi syariah kian hari semakin tinggi.

Walau begitu, sebagai konsumen ada baiknya bagi seorang muslim untuk mencermati berbagai produk serta merk asuransi yang ditawarkan. Walaupun berlabel syariah, tak jarang produk asuransi syariah yang ditawarkan belumlah diberikan persetujuan fatwa oleh Dewan Syariah Nasional MUI (DSN MUI). Hal ini tentu akan menimbulkan keraguan kita sebagai konsumen.

Hal pertama yang perlu dicermati tentu adalah pengelola dari asuransi syariah itu sendiri. Saat ini, perusahaan asuransi syariah besar cukup baik dalam memilih provider jaminan kesehatan. Mereka cenderung memilih provider yang sudah memiliki jaringan ke rumah sakit serta poliklinik untuk memudahkan proses pembayaran klaim. Nah, proses pembayaran klaim ini juga patut anda perhatikan ya. Anda perlu mengetahui apakah produk asuransi yang ditawarkan memiliki skema pembayaran ke provider dengan fleksibel. Usahakan anda memilih produk asuransi yang sudah memiliki deposit atau tidak memiliki tanggungan utang di rumah sakit yang Anda tuju.

Yang terakhir tentunya adalah terkait premi yang Anda bayarkan. Ada baiknya Anda menanyakan bagaimana skema premi yang Anda akan peroleh jika selama masa kontrak Anda tidak melakukan klaim sama sekali. Ada beberapa perusahaan asuransi syariah yang menetapkan pengembalian premi jika Anda tidak melakukan klaim selama masa kontrak. Walaupun premi yang Anda terima tidak utuh, tetapi tentu saja hal ini cukup menguntungkan bagi Anda.

Cermati baik-baik produk asuransi syariah yang ditawarkan oleh agen dan pemasar. Pastikan rumah sakit, provider serta skema pembayaran yang Anda butuhkan sesuai dengan yang mereka tawarkan.

Related Posts

0 Komentar: