Sejarah Hotel Splendid Inn Malang

shares |

Sarisejarah.com - Sejarah Hotel Splendid Inn Malang
Splendid Inn di dekat Balaikota Malang (Foto: myfreshtravel.blogspot.com)
Splendid Inn terletak di kawasan alun-alun bundar (alun-alun tugu), tepatnya di Jalan Majapahit No. 2-4 Kota Malang. Letaknya berhadapan dengan Monumen Tugu yang merupakan salah satu landmark Kota Malang. Splendid Inn adalah salah satu hotel legendaris dan merupakan hotel tertua di Kota Malang yang berada di dekat Stasiun Kotabaru Malang. Splendid Inn telah berdiri sejak tahun 1973 dan sampai kini hotel ini masih menjadi penginapan favorit karena lokasinya yang berada di pusat Kota Malang.
Pada tahun 1998 Splendid Inn diresmikan sebagai hotel bintang satu oleh Departemen Pariwisata, Seni, dan Budaya. Dari segi arsitekturnya, Splendid Inn memiliki bangunan bergaya tempo dulu dan tetap mempertahankan keaslian semua perabot dan aneka macam aksesoris ruangan, sehingga tidak ada unsur modern dalam hotel ini. Akan tetapi fasilitasnya relatif sama dengan hotel-hotel berbintang, sehingga sesuai dengan Anda yang ingin beristirahat dalam nuansa tempo dulu.
Nama Splendid berasal dari bahasa Belanda yang dahulu pada masa kolonial Belanda pernah dipakai sebagai nama sebuah hotel di depan hotel yang sekarang. Pada masa kolonial Belanda, tepat di persimpangan Jalan Tumapel memang terdapat sebuah hotel bernama Hotel Splendid dan sekarang menjadi Wisma Tumapel milik Universitas Negeri Malang. Hotel Splendid masa kolonial ini dibangun pada 1923 atas jasa kantor arsitek Smits-Kooper. Saat itu Hotel Splendid dimiliki oleh CC Mulie dan mempunyai 40 buah kamar.
Kawasan Tugu merupakan bentuk penataan pusat kota oleh pemerintahan kolonial Belanda. Di kawasan tersebut terdapat banyak bangunan tempo dulu yang dirancang dan dibangun pada masa kolonial Belanda, di antaranya gedung balaikota, SMA Tugu, aula pertemuan, hingga perumahan para pejabat Belanda. Pada tahun 1924 di depan Hotel Splendid dibangun juga perumahan Belanda. Bangunan tersebut bergaya kolonial yang khas, yang selanjutnya rumah dan tanah tersebut dibeli oleh Soemarjono. Soemarjono adalah seorang pribumi, ahli gula pertama Indonesia yang dikirim ke Belanda sebagai pelopor proses alih teknologi pabrik-pabrik gula di Indonesia.
Pada saat pensiun pada 1973, Soemarjono berinisiatif menjadikan rumah tersebut sebagai hotel dengan segala keterbatasannya. Hotel ini dinamakan Splendid Inn, mirip dengan nama hotel yang berada tepat di depannya dahulu. Pada waktu itu di Malang hanya ada dua hotel yang representatif, yaitu Hotel Pelangi dan Hotel YMCA (kini menjadi kantor BCA). Kemudian dilakukan pengembangan dengan menambah kamar dan fasilitas bagi pengunjung. Kedua rumah tersebut disatukan dengan menambah sebuah bangunan baru yang kini menjadi bangunan inti dengan fungsi sebagai lobby, reception, rumah makan, mini bar, dan area biliar. Sedangkan lantai 2 yang berfungsi kamar tamu dan kini gedung penghubung ini dijadikan sebagai gedung utama Splendid Inn.
Pada awalnya Splendid Inn hanya memiliki 8 kamar, yang terdiri dari 2 kamar di bangunan utama, 3 kamar di gedung sayap kanan, dan 3 kamar di gedung sayap kiri. Pengembangan terus dilakukan untuk menambah kapasitas kamar hotel. Di bagian belakang dibangun sebuah gedung berbentuk L dan sebuah kolam renang. Hingga saat ini Splendid Inn memiliki 27 kamar yang terdiri dari Semi Suite Room, Standart Room, dan Standart B Room. Semi Suite dan Standart A menggunakan AC dan Standart B Room dilengkapi dengan fan. Setiap kamar dilengkapi dengan sebuah televisi dan telepon serta kamar mandi dengan air panas dan dingin yang dilengkapi pula dengan bathup. Untuk harga tarif sewa kamarnya bermacam-macam tergantung tipe kamar yang kita pilih. Beberapa fasilitas yang diberikan oleh Splendid Inn antara lain kolam renang outdoor, parkir gratis, akses Wi-Fi gratis, dan restoran hotel yang menyajikan aneka hidangan khas Indonesia.
Saat ini Splendid Inn dikelola oleh Bapak Herman Soemarjono, putra dari Bapak Soemarjono, dengan tetap berpedoman untuk tidak merubah tampilan hotel. Pembenahan hanya pada perubahan warna bangunan. Tidak mengherankan jika bangunan ini sangat terasa nuansa kolonial dan tahun 70-an yang masih kental. Di Splendid Inn sentuhan sejarah kolonial berpadu dengan unsur tradisional Indonesia. Hotel ini mampu memukau turis domestik dan mancanegara yang singgah di Kota Malang untuk menginap di sana. Banyak turis asing dari Belanda yang bernostalgia di tempat ini.
Dari depan bangunan Splendid Inn tampak menebarkan kesejukan, karena pepohonan besar yang tumbuh rindang. Sebuah tulisan tertera di pintu depan samping kanan. Di samping kiri atas tertulis Gubug Parawisata The Splendid Inn Jl Mojopahit No 4 Malang Idzin K.M.M No. 104/I/28 Agust 1973 yang juga masih berbentuk asli. Begitu memasuki ke ruang lobi, suasana ketenangan makin terasa. Tidak ada aktivitas karyawan yang begitu sibuk layaknya hotel di tengah kota. Di dalam ruang lobi yang cukup besar, hanya terdapat ornamen sederhana di antaranya sebuah lukisan orang tua pemilik hotel. Perabot yang ada hampir semuanya kuno. Sekitar delapan stel meja kursi yang tertata di ruang lobi tergolong berusia tua. Satu stel kursi rotan yang dimodifikasi dengan spon misalnya, bentuk nan unik itu diletakkan di ruang tengah.
Alamat Hotel Splendid Inn:
Jl. Mojopahit 2-4 Malang
Telp. 0341-366860
Fax. 0341-363618

Related Posts

0 Komentar: