Wednesday, April 6, 2016

Delapan Sifat manusia yang dipuji oleh Setan


Sarisejarah.com - Delapan Sifat manusia yang dipuji oleh Setan
Setan adalah musuh yang nyata bagi manusia. Namun kadang sifat-sifat setan melekat pada manusia, sehingga tidak sadar telah bersekutu dengan setan. Berikut Delapan Sifat manusia yang dipuji oleh Setan, jadi mohon berhati-hatilah!

  1. Ghadab artinya bersifat pemarah dan cepat melenting walaupun kesilapan berlaku pada perkara yang kecil. Salah satu ayat dalam Al-Qur'an yang menerangkan tentang ghadab yaitu Surat Al-Anbiyaa' ayat 87 yang berbunyi : Artinya : " Dan (ingatlah kisah) Dzun Nun (Yunus), ketika ia pergi dalam keadaan marah, lalu ia menyangka bahwa Kami tidak akan mempersempitnya (menyulitkannya), maka ia menyeru dalam keadaan yang sangat gelap: "Bahwa tidak ada Tuhan selain Engkau. Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku adalah termasuk orang-orang yang zalim"." (Q.S.Al-Anbiyaa' : 87) 
  2. Hasad artinya dengki akan nikmat yang ada pada orang lain serta suka jika orang itu susah. Salah satu ayat dalam Al-Qur'an yang menerangkan tentang hasad yaitu Surat Al-Isra' ayat 62 yang berbunyi : Artinya : "Dia (iblis) berkata: "Terangkanlah kepadaku inikah orangnya yang Engkau muliakan atas diriku? Sesungguhnya jika Engkau memberi tangguh kepadaku sampai hari kiamat, niscaya benar-benar akan aku sesatkan keturunannya, kecuali sebahagian kecil"." (Q.S.Al-Isra' : 62) 
  3. Dendam artinya keinginan keras untuk membalas kejahatan seseorang. Salah satu ayat dalam Al-Qur'an yang menerangkan tentang dendam yaitu Surat Al-A'raaf ayat 43 yang berbunyi : Artinya : "Dan Kami cabut segala macam dendam yang berada di dalam dada mereka; mengalir di bawah mereka sungai-sungai dan mereka berkata: "Segala puji bagi Allah yang telah menunjuki kami kepada (surga) ini. Dan kami sekali-kali tidak akan mendapat petunjuk kalau Allah tidak memberi kami petunjuk. Sesungguhnya telah datang rasul-rasul Tuhan kami, membawa kebenaran." Dan diserukan kepada mereka: "ltulah surga yang diwariskan kepadamu, disebabkan apa yang dahulu kamu kerjakan"." (Q.S.Al-A'raaf : 43) 
  4. Munafik artinya orang yang menymbunyikan kekafirannya. Salah satu ayat dalam Al-Qur'an yang menerangkan tentang munafik yaitu Surat Al-Munaafiquun ayat 1 yang berbunyi : Artinya : "Apabila orang-orang munafik datang kepadamu, mereka berkata: "Kami mengakui, bahwa sesungguhnya kamu benar-benar Rasul Allah". Dan Allah mengetahui bahwa sesungguhnya kamu benar-benar Rasul-Nya; dan Allah mengetahui bahwa sesungguhnya orang-orang munafik itu benar-benar orang pendusta." (Q.S.Al-Munaafiquun : 1) 
  5. Ghibah artinya perilaku menggunjing kaum muslimin lain dan mencemarkan kehormatannya. Salah satu ayat dalam Al-Qur'an yang menerangkan tentang ghibah yaitu Surat Al-Hujurat ayat 12 yang berbunyi : Artinya : "Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan purba-sangka (kecurigaan), karena sebagian dari purba-sangka itu dosa. Dan janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah menggunjingkan satu sama lain. Adakah seorang diantara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang." (Q.S.Al-Hujurat : 12) 
  6.  Namimah artinya menyampaikan berita diantara dua orang dengan maksud merusak hubungan keduanya serta untuk menimbulkan permusuhan dan kebencian (adu domba). Salah satu ayat dalam Al-Qur'an yang menerangkan tentang namimah yaitu Surat Al-Qalam ayat 10-11 yang berbunyi : Artinya : "Dan janganlah kamu ikuti setiap orang yang banyak bersumpah lagi hina,yang banyak mencela, yang kian ke mari menghambur fitnah," (Q.S.Al-Qalam : 10-11)
  7. Takabur artinya berbangga diri / merasa lebih baik dari orang lain. Salah satu ayat dalam Al-Qur'an yang menerangkan tentang takabur yaitu Surat Al-A'raaf ayat 146 yang berbunyi : Artinya : "Aku akan memalingkan orang-orang yang menyombongkan dirinya di muka bumi tanpa alasan yang benar dari tanda-tanda kekuasaan-Ku. Mereka jika melihat tiap-tiap ayat(Ku), mereka tidak beriman kepadanya. Dan jika mereka melihat jalan yang membawa kepada petunjuk, mereka tidak mau menempuhnya, tetapi jika mereka melihat jalan kesesatan, mereka terus memenempuhnya. Yang demikian itu adalah karena mereka mendustakan ayat-ayat Kami dan mereka selalu lalai dari padanya." (Q.S.Al-A'raaf : 146) 
  8. Fitnah artinya komunikasi kepada satu orang atau lebih yang bertujuan untuk memberikan stigma negatif atas suatu peristiwa yang dilakukan oleh pihak lain berdasarkan atas fakta palsu yang dapat mempengaruhi penghormatan, wibawa, atau reputasi seseorang. Salah satu ayat dalam Al-Qur'an yang menerangkan tentang fitnah yaitu Surat Al-Ahzabf ayat 14 yang berbunyi : Artinya : "Kalau (Yatsrib) diserang dari segala penjuru, kemudian diminta kepada mereka supaya murtad, niscaya mereka mengerjakannya; dan mereka tiada akan bertangguh untuk murtad itu melainkan dalam waktu yang singkat." (Q.S.Al-Ahzab : 14) Smoga bermanfaat !

0 Komentar:

Artikel, materi, dan Bank Soal Sejarah