Jaka Tingkir pernah "kungkum" di Sendang Senjaya, mitos atau fakta?

shares |

Jaka Tingkir dikenal sebagai seorang yang memiliki kesaktian, dan berhasil mengalahkan Arya Penangsang dalam suksesi kepemimpinan kerajaan Demak disaat kerajaan itu mengalami kemelut sepeninggal Sultan Trenggana. baca artikel sebelumnya tentang keruntuhan kerajaan Demak.
Jaka Tingkir kemudian mendirikan kerajaan Pajang dan bergelar Sultan Hadiwijaya. 

Ada sepenggal kisah yang menarik terkait dengan kesaktian Jaka Tingkir, yaitu legenda masyarakat di sekitar Sendang Senjaya, kabupaten Semarang, yang konon Jaka Tingkir diyakini pernah bertapa di Sendang tersebut, dalam istilah jawanya, Jaka Tinggir pernah "kungkum" di Sendang Senjaya. 
Sendang Senjaya adalah sebuah kolam pemandian di Desa Tegalwaton, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang.
Pemandian Senjoyo terletak jalan utama yang menghubungkan antara Boyolali-Semarang. Nama pemandian ini adalah Sendang Senjoyo. Pemandian yang bentuknya lebih menyerupai rawa. Pada pemandian ini terdapat batu berelief yang tersebar di beberapa sudut di pemandian ini. Pemandian ini juga dipercaya sebagai salah satu peninggalan Dinasti Syailendra.
Pemandian Senjoyo ini berada di Dusun Jubug, Desa Tegalwaton, Kecamatan Tengaran. Di lokasi pemandian ini ada sekitar tujuh sendang yang menjadi penyangga utama dari Sendang Senjoyo.
Sendang Senjoyo berada di dalam lokasi pemandian. Jika dilihat wujudnya sendang senjoyo ini mirip dengan kolam pemandian kecil. Jika dilihat dengan lebih teliti ada yang tidak biasa dengan sendang Senjoyo ini.
Sejumlah sisi yang ada pada sendang ini berhiaskan batu andesit dengan beragam relief. Ini menunjukkan bahwa sendang ini bukanlah sendang yang dibuat pada era saat ini.
Jika dilihat kemungkinan bahwa Pemandian Senjoyo ini adalah sebuah petirtaan atau kolam pemandian bagi keluarga kerajaan. Ada yang mengatakan bahwa Pemandian Senjoyo ini dibangun oleh Dinati Syailendra, sekitar lebih dari seribu tahun yang lalu.
Hal tersebut keberadaan prasasti plumpungan yang berada di Salatiga digunakan sebagai penguat bahwa Pemandian Senjoyo ada kaitannya dengan Dinasti Syailendra.
legenda yang berkembang tentang Jaka Tingkir tersebut sampai saat ini masih diamini oleh masyarakat. Oleh sebab itu, masyarkat seringkali melakukan napak tilas perjalanan Jaka Tingkir di sendang tersebut, terutama ketika menjelang bulan puasa mereka padusan dan kungkum di kolam yang sama.


Related Posts

0 Komentar: