Sunday, January 17, 2016

Bermacam siksaan yang dialami sahabat nabi pada awal periode Islam


Sarisejarah.com - Bermacam siksaan yang dialami sahabat nabi pada awal periode Islam

Awal periode dakwah Nabi SAW adalah masa paling berat bagi nabi dan pengikutnya. Mereka banyak mengalami tantangan dan hambatan yang luar biasa. Kaum kafir sangat tidak senang dengan ajaran baru yaitu Islam, karena Islam mengajarkan persamaan derajad antara si kaya dan si miskin, orang berpangkat dan tidak berpangkat. Oleh sebab itu ajaran tersebut dianggap membahayakan dan merugikan kaum kafir Quraisy. Mereka yang tidak senang dengan ajakan Nabi Muhammad Saw. terus berusaha mengganggu dan merintangi dakwah Nabi dengan berbagai cara, termasuk penyiksaan dan pembunuhan.

Berikut merupakan contoh bermacam sikasaan yang dialami sahabat nabi pada masa periode awal dakwah islam. Di antara sahabat Nabi Muhammad Saw. yang mendapat siksaan dari kafir Quraisy adalah Bilal bin Rabah, Yasr, Amr bin Yasir, SUmayyah (isteri Yasir), Khabbah bin Aris, Ummu Ubais, Zinnirah, Abu Fukai- hah, Al-Nadyah, Amr bin Furairah, dan Hamamah. Mereka menerima siksaan di luar batas perikemanusiaan, misalnya dipukul, dicambuk, tidak diberi makan dan minum. Bilal dijemur di terik matahari dan ditindih batu besar. Isteri Yasir yang bernama Sumayyah ditusuk dengan lembing sampai terpanggang.
Siksaan itu ternyata tidak hanya dialami oleh hamba sahaya dan orang-orang miskin, tetapi juga dialami oleh Abu Bakar ash-Shiddiq, Zubair bin Awwam. Na- mun siksaan yang dialami Abu Bakar ash-Shiddiq tidak berlangsung lama karena ia mendapat pertolongan dari sukunya yaitu Bani Taymi.
Hambatan, gangguan, dan ancaman terus berlangsung dilakukan masyarakat kafir Quraisy terhadap umat Islam hingga akhirnya umat Islam diperintahkan oleh Nabi Muhammad Saw. untuk hijrah ke Habsyi (Ethopia).
Hal penting yang dapat ditarik dari pelajaran di atas adalah bahwa apapun resiko yang akan dihadapi masyarakat muslim dalam berjuang menegakkan ke- benaran dan penyiaran nilai-nilai keIslaman, harus dihadapi dengan keteguhan jiwa, kesabaran, dan tawakal. Selain itu juga harus diupayakan cara-cara terbaik dalam menyebarkan ajaran Islam sehingga tujuan dan sasaran yang ingin dicapai dapat berhasil dengan baik. Rasulullah Saw. telah memberikan contoh yang baik. Beliau tetap tabah, sabar, tekun, dan berjiwa besar dalam menyebarkan ajaran Islam yang diterimanya. Beliau tidak terkecoh dalam kedudukan, pangkat, harta, dan wanita atau kehormatan duniawi lainnya. Demikianlah pembahasan tentang siksaaan yang dialami sahabat nabi SAW. Sehingga banyak diantara mereka yang syahid menegakkan ajaran Islam. semoga memberikan itibar bagi pembaca sekalian. []


0 Komentar:

Artikel, materi, dan Bank Soal Sejarah