Monday, January 18, 2016

Apa yang dimaksud dengan Assabiqun al Awwalun?


Sarisejarah.com - Apa yang dimaksud dengan Assabiqun al Awwalun?


Assabiqun al Awwalun adalah golongan orang-orang yang pertama-tama masuk islam dalam periode dakwah secara sirri atau sembunyi-sembunyi. Siapa saja yang termasuk Assabiqun al Awwalun?
Mereka adalah:
1.    Khadijah binti Khuwailid, Ummul Mukminin Isteri Nabi Saw.
2.    Zaid bin Haritsah bin Syarahil.
3.    Ali bin Abi Thalib (sepupu Nabi Muhammad Saw);
4.    Abu Bakr ash-Shiddiq (sahabat dekat Nabi Muhammad Saw.)
Setelah memeluk Islam, Abu Bakr bersemangat dalam berdakwah mengajak orang-orang masuk Islam. Karakter Abu Bakar terkenal sebagai sosok laki-laki yang lembut, disenangi, dan berbudi baik. Para tokoh kaumnya selalu mengun- junginya dan sudah tidak asing dengan kepribadiannya karena kecerdasan, kes- uksesan dalam berbisnis dan pergaulannya yang luwes. Melalui Dakwah beliau, beberapa Sahabat masuk Islam yaitu :
1.  ‘Utsman bin ‘Affana al-Umawi,
2.  Az-Zubair bin al-’Awam al-Asadi,
3.  ‘Abdurrahman bin ‘Auf,
4.  Sa’d bin Abi Waqqash az-Zuhriyan dan
5.    Thalhah bin ‘Ubaidillah at-Timi.
Kemudian diikuti oleh Bilal bin Rabah al-Habasyi, Abu ‘Ubaidah; ‘Amir bin al-Jarrah yang berasal dari suku Bani al-Harits bin Fihr, Abu Salamah bin ‘Abdul Asad, al-Arqam bin Abil Arqam (keduanya berasal dari suku Makhzum), ‘Ut- sman bin Mazh’un – dan kedua saudaranya; Qudamah dan ‘Abdullah -, ‘Ubaidah bin al-Harits bin al-Muththalib bin ‘Abdu Manaf, Sa’id bin Zaid al-’Adawy dan isterinya;Fathimah binti al-Khaththab al-’Adawiyyah – saudara perempuan dari ‘Umar bin al-Khaththab -, Khabbab bin al-Arts, ‘Abdullah bin Mas’ud al-Hazaly serta banyak lagi selain mereka. Mereka itulah yang dinamakan as-Saabiquunal Awwaluun.
Mereka semua masuk Islam secara sembunyi-sembunyi. Mereka menyembunyikan keimanannya untuk menghindari ancaman dan siksaan Kafir Quraisy. Selain diuji oleh faktor eksternal, keimanan mereka diuji oleh faktor internal, yaitu ajaran-ajaran yang diterima Nabi bertentangan dengan kondisi yang ada dan di luar kemampuan otak manusia. Seperti peristiwa isra miraj. Peristiwa perjalan Nabi dari Masjidil Haram ke Baitul Maqdis, dan diteruskan ke sudratul muntahan dalam satu hari. Peristiwa yang tidak mungkin dilakukan pada waktu itu. Dimana kondisi fasilitas transportasi masih menggunakan unta atau kuda. Abu bakar merupakan Sahabat pertama yang mempercayai peristiwa tersebut, sehingga Abu bukar mendapat gelar Ash- Shiddiq. Beliau mempercayai apapun diucapkan dan disampaikan oleh Nabi Mu- hammad Saw. Pada peristiwa Isra’ dan Mi’raj, Nabi Muhammad Saw mendapat perintah menegakan shalat lima waktu. []
 

0 Komentar:

Artikel, materi, dan Bank Soal Sejarah