Devinisi Negara menurut para Ahli

shares |

Sarisejarah.com - Devinisi Negara menurut para Ahli

[caption id="attachment_1335" align="aligncenter" width="275"]sejarah bendera merah putih bendera Merah putih[/caption]

Negara merupakan integrasi dari kekuasaan politik dan organisasi pokok dari kekuasaan politik, selain itu negara merupakan agency (alat) dari masyarakat yang mempunyai kekuasaan untuk mengatur hubungan-hubungan manusia dalam masyarakat dan menertibkan gejala-gejala kekuasaan dalam masyarakat. Manusia hidup dalam suasana kerjasama, sekaligus suasana antagonististis dan penuh pertentangan. Negara adalah organisasi yang dalam suatu wilayah dapat memaksakan kekuasaannya secara sah terhadap semua golongan kekuasaan lainnya dan yang dapat menetapkan tujuan-tujuan dari kehidupan bersama tersebut. Negara merupakan cara-cara dan batas-batas sampai dimana kekuasaan dapat digunakan dalam kehidupan bersama itu, baik oleh individu dan golongan atau asosiasi, maupun oleh negara sendiri. Dengan demikian ia dapat mengintegrasikan dan membimbing kegiatan-kegiatan sosial dari penduduknya ke arah tujuan bersama. Dengan demikian, bisa dikatakan bahwa negara mempunyai dua tugas, yakni:
1.    Mengendalikan dan mengatur gejala-gejala kekuasaan yang a-sosial, yaitu yang bertentangan satu sama lain, supaya tidak menjadi antagonisme yang membahayakan.
2.    Mengorganisir dan mengintegrasikan kegiatan manusia dan golongan-golongan ke arah tercapainya tujuan-tujuan dari masyarakat seluruhnya. Negara menentukan bagaimana kegiatan asosiasi-asosiasi kemasyarakatan disesuaikan satu sama lain dan diarahkan kepada tujuan nasional.
Pengandalian ini dilakukan berdasarkan sistem hukum dangan perantaraan pemerintah beserta segala alat-alat perlengkapannya. Kekuasaan negara mempunyai organisasi yang paling kuat dan teratur, maka dari itu semua golongan atau asosiasi yang memeperjuangkan kekuasaan harus dapat menempatkan diri dalam rangka ini.
Definisi Negara
Beberapa tokoh atau pemikir ilmu politik cukup beragam dalam mendefinisikan tentang negara.  Diantaranya adalah:
a.    Roger H. Soltau, menurutnya negara adalah alat (agency) atau wewenang (authority) yang mengatur atau mengendalikan persoalan-persoalan bersama atas nama masyarakat.
b.    Harold J. Laski, negara adalah suatu masyarakat yang diintegrasikan karena mempunyai wewenang yang bersifat memaksa dan yang secara sah lebih agung daripada individu atau kelompok yang merupakan bagian dari masyarakat itu. Masyarakat adalah suatu kelompok manusia yang hidup dan bekerja sama untuk mencapai terkabulnya keinginan-keinginan mereka. Masyarakat merupakan negara jika cara hidup yang harus ditaati baik oleh individu maupun oleh asosiasi-asosiasi ditentukan oleh suatu wewenang yang bersifat memaksa dan mengikat.
c.    Max Weber, negara adalah suatu masyarakat yang mempunyai monopoli dalam penggunaan kekerasan fisik secara sah dalam suatu wilayah.
d.    Robert M. Mac Iver, negara adalah asosiasi yang menyelenggarakan penertiban suatu wilayah dengan berdasarkan sistem hukum yang diselnggarakan oleh suatu pemerintah dan untuk maksud tersebut diberi kekuasan.
Dari beberapa definisi-definisi tersebut, kemudian Miriam Budiarjo mendefinisikan negara sebagai suatu daerah teritorial yang rakyatnya diperintah (governed) oleh sejumlah pejabat dan yang berhasil menuntut warga negaranya ketaatan pada peraturan perundang-undangannya melalui penguasaan (kontrol) monopolistis dari kekuasaan yang sah []

Related Posts

0 Komentar: