Sejarah Kerajaan Kutai

shares |

Sarisejarah.com - Sejarah Kerajaan Kutai

Sejarah Kerajaan Kutai diyakini sebagai kerajaan tertua di Indonesia. Munculnya kerajaan Kutai mengakhiri masa pra aksara di Indonesia. Adapun letak kerajaan Kutai, Kerajaan kutai terletak di dekat sungai Mahakam Kalimantan Timur dan merupakan kerajaan hindu tertua di Indonesia.

Pendiri kerajaan kutai adalah Asmawarman putra dari Kudungga yang dianggap sebagai perintis berdirinya kerajaan kutai. Oleh sebab itu, Aswawarman disebut sebagai wangsakarta atau pendiri dinasti/pendiri keluarga, dimana nama Aswawarman sama sekali berbeda dengan ayahnya, Kudungga. Aswawarman berdasarkan namanya telah mendapatkan pengaruh kebudayaan Hindu, sedangkan Kudungga merupakan nama asli Indonesia. Asmawarman adalah pendiri kerajaan kutai karena ia telah memeluk agama hindu.

Asmawarman punya anak bernama Mulawarman. Raja terbesar kerajaan kutai. Pada masa Mulawarman berkuasa, kerajaan Kutai mencapai kemakmuran dan kesejahteraan dimana terjadi hubungan yang baik antara raja, brahmana, dan rakyat.

Nama mulawarman banyak disebut-sebut dalam prasasti kutai karena beliau pernah mengadakan persembahan hewan kurban sebanyak 20.000 ekor lembu kepada brahmana. Hal ini ia lakukan sebagai bentuk penghormatan kepada Brahmana sebab Brahmana dianggap berjasa dalam membantu raja mengelola pemerintahan kerajaan Kutai.

1. Sumber Sejarah

Bukti-bukti yang memperkuat berdirinya kerajaan kutai adalah berupa 7 buah prasasti yang tertulis pada yupa dengan menggunakan bahasa sansekerta dan huruf palawa. Yupa adalah tonggak batu yang fungsinya sebagai tugu peringatan dan tempat menambatkan hewan korban.

[caption id="attachment_1256" align="aligncenter" width="168"]Yupa, sumber sejarah kerajaan Kutai Yupa, sumber sejarah kerajaan Kutai[/caption]

2. Kondisi Sosial Masyarakat

Kerajaan kutai terletak di dekat sungai Mahakam. Maka dapat diperkirakan masyarakat waktu itu hidup dari bercocok tanam, berlayar dan beternak. Demikian pula masyarkatnya telah mengenal kehidupan bermasyarakat, gotong royong serta mempercayai adanya kekuatan yang diatas. Hal ini dapat dilihat adanya upacara kurban, pembuatan tugu peringatan serta upacara keagamaan di tempat suci waprakiswara

3. Agama

Agama yang berkembang di kuatai adalah hindu syiwa. Di kutai terdapat tempat pemujaan yang disebut waprakiswara yaitu tempat pemujaan trimurti. Agama hindu yang berkembang di kutai berasal dari india selatan []

Related Posts

0 Komentar: