Thursday, September 10, 2015

REVOLUSI KEHIDUPAN DI ZAMAN NEOLITHIKUM


Sarisejarah.com - REVOLUSI KEHIDUPAN DI ZAMAN NEOLITHIKUM

Zaman neolithikum seringkali disebut sebagai zaman terjadinya revolusi kehidupan manusia. Hal ini dikarenakan ada perkembangan yang pesat di berbagai bidang kehidupan meliputi kehidupan politik, sosial, ekonomi, dan budaya dimana peralatan yang digunakan telah mengalami perubahan drastis. Sementara itu, corak kehidupan manusia telah berubah dan berkembang lebih maju dari zaman sebelumnya. Jika pada masa Paleolithikum dan mesolithikum kehidupan manusia bercorak food gathering, maka pada masa Neolithikum mereka hidup bercorak food producing. Berkaitan dengan dua istilah ini, telah kami paparkan pada artikel sebelumnya.

Corak kehidupan food producing merupakan perubahan pola hidup manusia. Pola hidup food gathering menjadi pola food producing. Hal terjadi ini seiring dengan terjadinya perubahan jenis pendukung kebudayaannya. Pada zaman ini, manusia pendukung kebudayaan neolithikum adalah manusia berjenis Homo sapiens. Sebagai pendukung kebudayaan zaman batu baru, Homo Sapiens hidup menetap dan telah memiliki tempat tinggal. Kehidupan menetap inilah yang merevolusi kehidupan mereka. Kehidupan bercocok tanam merupakan suatu keahlian yang membedakan dengan zaman sebelumnya. Dengan bercocok tanam, mereka juga mulai mengenal bagaimana cara beternak sebagai proses untuk menghasilkan atau memproduksi bahan makanan.

Adapun kehidupan sosial pada masa neolithikum juga mengalami revolusi dimana kehidupan secara berkelompok, menetap, dan mendirikan perkampungan telah terbentuk. Dengan demikian, kehidupan bermasyarakat dengan bergotong royong mulai dikembangkan. Manusia mulai memikirkan pentingnya keteraturan hidup dibawah seorang pemimpin, oleh sebab itu dipilihlah seseorang untuk diangkat sebagai pemimpin/kepala suku. Prinsip pemilihan kepala ini disebut sebagai prinsip primus interpares, dimana seseorang dipilih berdasarkan kecakapan, keahliannya dalam menyelesaikan persoalan-persoalan kehidupan.

Peralatan yang semakin halus

[caption id="attachment_1106" align="aligncenter" width="268"]kapak lonjong peninggalan zaman Neolithikum kapak lonjong peninggalan zaman Neolithikum[/caption]

keterangan gambar: Kapak Lonjong

Sementara itu, salah satu alasan neolithikum disebet sebagai zaman revolusi kehidupan manusia adalah dikarenakan kemampuan untuk menyempurnakan peralatannya. Hasil kebudayaan berupa peralatan tersebut sudah halus dan sempurna yang dibagi menjadi 2 golongan besar, yaitu kapak persegi dan kapak lonjong. Kedua benda ini memiliki ciri yang halus, dikerjakan secara menyeluruh dan massif.  []

0 Komentar:

Artikel, materi, dan Bank Soal Sejarah