Pengertian food gathering dan food producing

shares |

Sarisejarah.com - Pengertian food gathering dan food producing seringkali muncul dalam pembahasan mengenai corak kehidupan manusia pada zaman purba.

FOOD GATHERING (BERBURU DAN MENGUMPULKAN MAKANAN)

Food gathering seringkali diartikan sebagai kegiatan mencari, mendapatkan, dan mengumpulkan makanan. Food gathering seringkali disebut sebagai masa berburu dan mengumpulkan makanan, ada pula yang menyebut sebagai masa berburu dan meramu. Secara pengertian sama, tetapi kadang ada pula yang membedakan.

prasejarah Indonesia

Kegiatan food gathering tentu saja bergantung pada ketersediaan makanan yang ada pada lingkungan alam sekitar. Oleh sebab itu, food gathering juga dikaitkan dengan masa kehidupan nomaden, yaitu pola hunian manusia yang masih berpindah-pindah tidak menetap.

Pada masa food gathering, manusia hanya Mengumpulkan dan menyeleksi makanan karena belum dapat mengusahakan jenis tanaman untuk dijadikan bahan makanan. Namun Pada perkembangan selanjutnya muncul sekelompok manusia purba yang bertempat tinggal sementara seperti di gua-gua atau di tepi pantai dan manusia mulai mengenal api.

FOOD PRODUCING (BERCOCOK TANAM)

Apabila pada masa food gathering diartikan sebagai zaman berburu dan mengumpulkan makanan, maka food producing diartikan sebagai zaman bercocok tanam. Food Producing adalah kegiatan manusia untuk menciptakan atau memproduksi makanan melalui kegiatan bercocok tanam. Tentu saja pada zaman ini mereka telah meninggalkan kegiatan mengumpulkan makanan dan kehidupan manusia tidak selalu bergantung pada makanan yang disediakan oleh alam. Sebab pada fase ini manusia telah menggunakan akal pikirannya untuk mendapatkan makanan tanpa harus berpindah-pindah hunian. Manusia purba mulai mencoba memproduksi makanan dengan menanam, Kegiatan bercocok tanam menandakan adanya revolusi kehidupan dan perubahan kebudayaan dari food gathering menuju food producing. Kegiatan bercocok tanam inii dilakukan saat mereka sudah mulai bertempat tinggal, meskipun masih bersifat sementara. Ketika tanah disekitar sudah tidak subur lagi, maka mereka mencari tempat baru yang masih subur/membuka hutan untuk lahan bercocok tanam.

Kearifan manusia tampak pada kegiatan mereka membuka lahan yang tidak disertai dengan pengrusakan hutan. Oleh sebab itu kita perlu belajar dari kearifan manusia pada zaman purba. Demikian pembahasan tentang pengertian food gathering dan food producing, semoga bermanfaat []

Related Posts

0 Komentar: