Kedatangan Bangsa Portugis dan Spanyol di Indonesia

shares |

Sarisejarah.com - kedatangan bangsa Portugis dan Spanyol di Indonesia

Bangsa Portugis dan Spanyol merupakan dua negara imperialis dan kolonialis yang memelopori penjelajahan samudera di dunia. Untuk memahami ini silahkan baca dulu tentang imperialisme dan kolonialisme, dan faktor pendorong penjelajahan samudera bangsa barat ke dunia timur.

Portugis berhasil menguasai Malaka tahun 1511 M yaitu di masa pemerintahan Sultan Mahmud Syah. Kemudian masuk ke Maluku tahun 1512 M.Kedatang Portugis di Maluku awalnya disambut baik oleh rakyat Ternate karna diharapkan Portugis mau membeli rempah-rempah dengan harga yang tinggi. Portugis pun diizinkan mendirikan bentengnya di Ternate dengan nama benteng Santo Paulo.Portugis berusaha menanamkan kekuasaannya di Maluku agar mereka dapat memonopoli perdagangan rempah-rempah .

Tidakan-tindakan dan sikap dari Portugis semakin sewenang-wenang sehingga mendapat perlawanan dari rakyat Ternate, hal ini juga disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya:

  1. Portugis memonopoli perdagangan rempah-rempah sehingga merugikan rakyat

  2. Portugis memaksa sultan Ternate untuk mengakui kekuasaan Portugis di Ternate

  3. Portugis membunuh Sultan Hairun (1570)


Tahun 1575 M Portugis berhasil diusir oleh rakyat Ternate dibawah pimpinan Sultan Babullah. Mereka lari ke Ambon dan terus ke Timor-timor.

banten

Peninggalan bangsa Portugis di Indonesia:

  1. Berkembangnya agama Katolik yang disebarkan oleh Fransiskus Xaverius.

  2. Banyaknya orang Maluku yang menggunakan nama seperti Nama orang Portugis

  3. Musik keroncong

  4. Benteng Santo Paulo

  5. Meriam dll.


Tahun 1519 Spanyol dengan armadanya yang dipimpin oleh Magelheans berlayar menuju Hindia.1520 mereka sampai di Philipina,disana dia wafat karena terbunuh dalam perang antara kerajaan- kerajaan di Philipina yang salah satunya dibantu oleh Spanyol. Kemudian pimpinan armada digantikan oleh Sebastian d’ Elcano. Mereka melanjudkan perjalanan keselatan sampai mereka di Maluku tahun 1521.Potugis bersekutu dengan Ternate dan Spanyol bersekutu dengan Tidore. Maka terjadilah pertikaian antara Portugis dan Spanyol.

Untuk menyelesaikan konflik ini maka dilakukan perjanjian yaitu perjanjian Saragosa yang isinya:

  1. Spanyol harus meninggalkan Maluku dan kembali ke Philipina

  2. Portugis tetap berkuasa di Maluku.


Demikianlah artikel tentang kedatangan bangsa Portugis dan Spanyol di Indonesia. semoga bermanfaat. []

Related Posts

0 Komentar: