Bank Soal Asal Usul Persebaran Nenek Moyang Bangsa Indonesia

shares |

Berikut merupakan pembahasan tentang  bank Soal Asal Usul Persebaran Nenek Moyang Bangsa Indonesia yang kami rangkum dalam bentuk tanya jawab/tes uraian. Semoga bermanfaat

Tes Uraian

  1. Bagaimanakah menurut pendapatmu tentang asal usul persebaran nenek moyang bangsa Indonesia?

  2. Jelaskan ciri-ciri ras negroid!

  3. Jelaskan rute persebaran Proto Melayu berdasarkan peta sejarah!

  4. Jelaskan ciri-ciri fisik orang Indonesia!

  5. Sebutkan contoh-contoh hasil kebudayaan Proto -Deutero Melayu!


asal usul persebaran nenek moyang bangsa Indonesia

Jawaban :

  1. Menurut Sarasin bersaudara, penduduk asli Kepulauan Indonesia adalah ras berkulit gelap dan bertubuh kecil. Sebelum bangsa Melayu Austronesia masuk ke Indonesia, wilayah Indonesia sudah ada suku Weddid dan Negrito. Kedua suku tersebut berasal dari daerah Tonkin.Dari Tonkin kemudian menyebar ke Hindia Belanda, Indonesia, hingga pulau-pulau di Samudera Pasifik. Suku Bangsa Melayu yang terdapat di Indonesia dalam proses menetapnya dibedakan menjadi dua yaitu Bangsa Melayu Tua (Proto Melayu) dan Bangsa Melayu Muda (Deutro Melayu)

  2. Ciri dari ras berkulit hitam, bertubuh tinggi, dan berambut keriting. Ras ini datang ini dari Afrika. Di Indonesia ras ini sebagian besar mendiami daerah Papua. Keturunan ras ini terdapat di Riau (pedalaman) yaitu suku Siak (Sakai), serta suku Papua melanesoid mendiami Pulau Papua dan Pulau Melanesia.

  3. Di Indonesia Ras ini menyebar melalui 2 Jalur :


1)      Jalur pertama, melalui jalur barat dan membawa kebudayaan berupa kapak persegi. Dengan menempuh jalur darat dari Yunan mereka menuju ke Semenanjung Melayu melalui Thailand selanjutnya menuju ke Sumatra, Jawa, Bali, ada pula yang menuju Kalimantan dan berakhir di Nusa Tenggara.

Keturunan Proto Melayu yang melalui jalur ini adalah masyarakat/ Suku Batak , Nias(Sumatra Utara), Mentawai (Sumatra Barat), Suku Dayak (Kalimantan), dan Suku Sasak (Lombok).

2)     Jalur kedua, melalui jalur timur dan membawa kebudayaan berupa kapak lonjong. Dengan menempuh jalur laut dari Yunan (Teluk Tonkin) menyusuri Pantai Asia Timur menuju Taiwan, Filipina, kemudian ke daerah Sulawesi, Maluku, ke Irian selanjutnya sampai ke Australia. Peninggalan kapak lonjong banyak ditemukan di Papua. Keturunan Proto Melayu yang melalui jalur ini adalah suku Toraja (Sulawesi Selatan), Suku Papua (Irian), Suku Ambon, Ternate, Tidore (Maluku).

  1. Tinggi badan berkisar antara 135-180 cm,


Berat badan berkisar antara 30-75 kg,

Warna kulit berkisar antara kuning langsat dan coklat hitam,

Warna rambut antara coklat dan hitam,

Bentuk rambut antara lurus dan keriting.

  1. Proto Melayu : kapak persegi/ beliung persegi, kapak lonjong


Duetro Melayu     : kebudayaan logam terutama benda-benda dari Perunggu, seperti nekara, moko, kapak corong, dan perhiasan. []

 

 

Related Posts

0 Komentar: