Monday, February 2, 2015

Upaya mengatasi Inflasi pada masa awal kemerdekaan


Pada awal kemerdekaaan kehidupan ekonomi, politik, dan keuangan bangsa Indonesia sangat memprihatinkan. Hal ini disebabkan karena beberapa faktor, diantaranya adalah: 
a. Mewarisi sistem ekonomi Jepang, bangsa Indonesia belum menerapkan sistem ekonomi baru. Nantinya sistem ekonomi baru ditata oleh pemerintah dengan adanya gerakan benteng. 
b. Adanya inflasi yang disebabkan beredarnya uang Jepang yang tidak terkendali, hal ini menyebabkan harga-harga kebutuhan masyarakat menjadi naik bahkan tidak dapat dijangkau oleh masyarakat kelas menengah. Inflasi juga menyebabkan daya beli masyarakat melemah. 
c. Kas negara kosong
d. Tidak seimbangnya pemasukan dan pengeluaran negara.
e. Blokade ekonomi oleh Belanda sebab perhitungan Belanda bahwa dengan senjata ekonomi akan dapat merobohkan RI. Belanda berkeyakinan bahwa dengan menerapkan blokade, rakyat Indonesia akan menyalahkan pemerintah, sehingga mereka mudah untuk ditaklukkan kembali/dikuasai. Inilah alasan yang menyebabkan Belanda kemudian mengedarkan mata uang baru.
Silahkan baca tentang strategi RI menghadapi Belanda
Bagaimana upaya pemerintah mengatasi permasalahan tersebut?
Khusus untuk mengatasi masalah keuangan pada masa awal kemerdekaan, pemerintah mengambil beberapa kebijakan, antara lain:
a.   Menetapkan tiga mata uang De Javasche Bank, mata uang pemerintah Hindia Belanda dan mata uang penduduk Jepang.
b.  Untuk mengatasi kesulitan moneter dengan persetujuan BP-KNIP, Menteri Keuangan Ir. Surachman melaksanakan pinjaman nasional yang akan dibayarkan kembali selambat-lambatnya 40 tahun. Pinjaman nasional ini sangat besar artinya bagi pemerintah. Selain mampu menggerakkan perekonomian, ternyata program ini juga menjadi tolok ukur kepercayaan masyarakat kepada pemerintah, terbukti tingkat partisipasi masyarakat sangat tinggi, dalam kurun waktu tiga bulan saja telah mencapai beberapa ratus juta rupiah.
c.   Pada tanggal 1 Oktober 1946 pemerintah mengeluarkan uang kertas yang Oeang Repoeblik Indonesia atau ORI. Hal ini disebabkan tanggal 6 Maret 1946, Panglima Sekutu mengumumkan berlakunya uang NICA (Netherlands Indies Civil Administration) di daerah-daerah yang diduduki Serikat sebagai pengganti uang Jepang.
mata uang nica
Hal ini tentu mempersulit posisi masyarkat, sebab mereka selama ini menyimpan mata uang Jepang, dengan pemberlakuan mata uang baru, praktis mata uang mereka tidak berlaku di beberapa daerah tertentu yang dikuasai oleh NICA. Oleh sebab itu pemerintah mengeluarkan mata uang baru untuk membantu masyarakat dan meningkatkan daya beli masyarakat.
d.  Pembentukan Bank Negara Indonesia pada tanggal 1 November 1946 yang bertugas untuk mengatur nilai tukar ORI dengan valuta asing yang ada di Indonesia.
demikian artikel singkat tentang kebijakan ekonomi pada masa awal kemerdekaan, semoga bermanfaat. []

0 Komentar:

Artikel, materi, dan Bank Soal Sejarah