Sunday, February 1, 2015

Beberapa Penyebab kekacauan Perekonomian Indonesia 1945-1950



Berikut merupakan pembahasan tentang penyebab kekacauan perekonomian Indonesia pada masa awal kermerdekaan Indoensia tahun 1945-1950. Sebagian besar faktor tersebut akibat kedatangan Sekutu dan Belanda yang hendak menguasai kembali Indonesia.
Materi ini diajarkan di Kelas XII SMA program IPS semester gasal.
sebagaimana diketahui bahwa pada awal kemerdekaan 1945 hingga 1950 Indonesia harus menghadapi ancaman Belanda yang hendak menguasai kembali Indonesi. Oleh sebab itu, keadaan tersebut berdampak pula pada perekonomian bangsa Indonesia.
Adapun beberapa Faktor penyebab kacaunya perekonomian Indonesia 1945-1950 adalah sebagai berikut .
1.  Terjadi Inflasi yang sangat tinggi
Pada masa awal kemerdekaan, bangsa kita harus menghadapi Inflasi tersebut disebabakan karena : 
a. Beredarnya mata uang Jepang di masyarakat dalam jumlah yang tak terkendali (pada bulan Agustus 1945 mencapai 1,6 Milyar yang beredar di Jawa sedangkan secara umum uang yang beredar di masyarakat mencapai 4 milyar). 
b. Beredarnya mata uang cadangan yang dikeluarkan oleh pasukan Sekutu dari bank-bank yang berhasil dikuasainya untuk biaya operasi dan gaji pegawai yanh jumlahnya mencapai 2,3 milyar. 
c. Repubik Indonesia sendiri belum memiliki mata uang sendiri sehingga pemerintah tidak dapat menyatakan bahwa mata uang pendudukan Jepang tidak berlaku.
Karena inflasi ini kelompok yang paling menderita adalah para petani sebab petani merupakan produsen yang paling banyak menyimpan mata uang Jepang. Hasil pertanian mereka tidak dapat dijual, sementara nilai tukar mata uang yang mereka miliki sangat rendah.
Pemerintah Indonesia yang baru saja berdiri tidak mampu mengendalikan dan menghentikan peredaran mata uang Jepang tersebut sebab Indonesia belum memiliki mata uang baru sebagai penggantinya. Pemerintah mengeluarkan kebijakan untuk sementara waktu menyatakan ada 3 mata uang yang berlaku di wilayah RI, yaitu:
·     Mata uang De Javasche Bank
·     Mata uang pemerintah Hindia Belanda
·     Mata uang pendudukan Jepang
2.      Adanya Blokade ekonomi dari Belanda
Blokade oleh Belanda ini dilakukan dengan menutup (memblokir) pintu keluar-masuk perdagangan RI terutama melalui jalur laut dan pelabuhan-pelabuhan penting. Blokade ini dilakukan mulai bulan November 1945. Adapun alasan dari pemerintah Belanda melakukan blokade ini adalah : 
a.  Mencegah masuknya senjata dan peralatan militer ke Indonesia. 
b.  Mencegah kelurnya hasil-hasil perkebunan milik Belanda dan milik asing lainnya. 
c.  Melindungi bangsa Indonesia dari tindakan-tindakan yang dilakukan oleh bangsa lain.
Dengan adanya blokade tersebut menyebabakan:
·     Barang-barang ekspor RI terlambat terkirim.
·     Barang-barang dagangan milik Indonesia tidak dapat di ekspor bahkan banyak barang-barang ekspor Indonesia yang dibumi hanguskan.
·    Indonesia kekurangan barang-barang import yang sangat dibutuhkan.
·     Inflasi semakin tak terkendali sehingga rakyat menjadi gelisah.
Tujuan/harapan Belanda dengan blokade ini adalah
·   Agar ekonomi Indonesia mengalami kekacauan
·   Aagar terjadi kerusuhan sosial karena rakyat tidak percaya kepada pemerintah Indonesia,  sehingga pemerintah Belanda dapat dengan mudah mengembalikan eksistensinya.
·  Untuk menekan Indonesia dengan harapan bisa dikuasai kembali oleh Belanda.
3. Kekosongan kas Negara
Kas Negara mengalami kekosongan karena pajak dan bea masuk lainnya sangat berkurang sementara pengeluaran negara semakin bertambah. Penghasilan pemerintah hanya bergantung kepada produksi pertanian. Karena dukungan dari bidang pertanian inilah pemerintah Indonesia masih bertahan, sekalipun keadaan ekonomi sangat buruk.
Demikian pembahasan tentang beberapa penyebab kacaunya perekonomian Indoenesia pada masa awal kemerdekaan. bagamiana langkah-langkah yang dilakukan bangsa Indonesia untuk mengatasi krisis? akan dibahas dalam artikel selanjutnya.
semoga bermanfaat. []

0 Komentar:

Artikel, materi, dan Bank Soal Sejarah