Beberapa Hasil Budaya manusia purba (berdasarkan sifatnya)

shares |

Manusia dibekali Tuhan YME dengan akal dan pikiran yang membedakan antara manusia dengan binatang. Sebagaimana diketahui sebelumnya bahwa manusia purba di Indonesia mampu menciptakan berbagai peradaban yang sangat maju. Hal ini tidak dapat dilepaskan dari peran manusia pendukung kebudayaannya. Sebagai pengingat, di Indonesia setidaknya terdapat beberapa jenis manusia purba yang diperoleh dari penemuan fosil yang cukup melimpah di Indonesia.
Adapun beberapa jenis manusia purba di Indonesia, antara lain:
a. Meganthropus Palaeojavanicus
Berdasarkan istilah katanya, meganthropus adalah manusia yang berukuran besar, sedangkan Paleojavanicus berarti manusia yang berasal dari Jawa. Sehingga, dapat ditarik suatu kesimpulan bahwa meganthropus adalah merupakan jenis manusia besar tertua di Pulau Jawa. Ditemukan di daerah Sangiran pada tahun 1941 oleh Van Koenigswald. Hasil temuannya berupa rahang atas dan bawah.
b. Pithecanthropus artinya adalah manusia kera. Para ahli berpendapat bahwa pitecanthropus memiliki beberapa jenis, diantaranya 1). Pitecanthropus Mojokertensis ( Robustus ), dan  2). Pitecanthropus Erectus (manusia kera yang berjalan tegak)
c. Homo Sapiens
1). Homo Soloensis
2). Homo Wajakensis.

Setelah memahami beberapa jenis manusia purba, marilah kita memahami tentang jenis kebudayaan yang dihasilkan oleh manusia purba, diantaranya:
a. Kebudayaan Material ( Kebendaan )
Jenis kebudayaan ini merupakan hasil kebudayaan yang bersifat kebendaan. Biasanya berupa alat-alat yang dapat membantu manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
Pada pembahasan sebelumnya juga telah anda ketahui bahwa berdasarkan hasil kebudayaannya, dapat dibedakan menjadi beberapa tahap, mulai dari zaman batu hingga zaman loga. Adapun hasil kebudayaan mereka pada masa berburu dan mengumpulkan makanan seperti : Kapak genggam, alat serpih dan alat tulang/tanduk. Sedangkan pada masa bercocok tanam berupa Kapak genggam Sumatra ( Pabble ), Kapak Pendek ( Bache Courte ), flakes, dsb. Dan pada masa Perundagian berupa alat-alat dari logam seperti : Kapak corong ( Kapak sepatu ), Nekara, Bejana Perunggu, perhiasan dan manik-manik dari perunggu.
b. Kebudayaan Immaterial (Rohani)
Selain menghasilkan kebudayaan berupa kebendaan,, manusia purba rupanya mampu menghasilkan kebudayaan yang bersifat rohaniah. yaitu ditandai dengan munculnya sistem kepercayaan dalam kehidupan manusia berlangsung sejak masa berburu dan mengumpulkan makanan melalui penemuan penghormatan terakhir pada orang yang sudah meninggal, kemudian berubah menjadi pemujaan terhadap roh-roh leluhur pada masa bercocok tanam ( Animisme dan dinamisme), Tentu saja hal ini merupakan kemajuan yang luar biasa bagi perkembangan kebudayaan manusia.
Beberapa hasil kebudayaan imaterial tampak dengan adanya hasil kebudayaan megalitik. Dalam perkembangan selanjutnya manusia menyadari dan merasakan adanya kekuatan yang maha besar di luar diri manusia yaitu kekuatan Tuhan( Monoisme ).
Demikian artikel singkat tentang hasikl budaya yang dihasilkan oleh manusia purba pada masa lampau, semoga bermanfaat. []

Related Posts

0 Komentar: