Wednesday, January 21, 2015

Sejarah lahir dan berkembangnya Agama Buddha di India


Sebagaimana dipaparkan pada artikel yang lalu, saya menjanjikan akan membahas tentang sejarah lahir dan berkembangnya agama Buddha di India. Sehingga artikel ini merupakan kelanjutan dari artikel sebelumnya yang berjudul sejarah lahir dan berkembangnya agama Hindu di India.
Membahas mengenai agama buddha tidak dapat dilepaskan dari nama Sidharta Gautama, Siapakah Beliau?
Nama buddha sendiri sebenarnya adalah sebutan bagi seseorang yang telah mencapai bodhi, yaitu mendapatkan pencerahan atau wahyu. namun pada perkembangannya nama buddha lebih dikenal sebagai nama pendiri agama buddha, yaitu Sidharta Gautama. Agama Buddha diajarkan oleh Sidharta Gautama di India pada tahun ± 531 SM. Ayahnya seorang raja bernama Sudhodana dan ibunya Dewi Maya. Buddha artinya orang yang telah sadar dan ingin melepaskan diri dari samsara.
Ketika pertama kali mengajarkan ajaran buddha, ia memeroleh simpati yang luar biasa dari masyarakat. hal ini dikarenakan dalam agama buddha tidak mengenal kasta-kasta. Kasta sendiri adalah sebuah pelapisan sosial masyarakat yang sangat kaku dalam masyarakat India. Sementara itu, pada saat buddha mengajarakan ajaran-ajarannya, dalam agama Hindu justru sedang mengalami kemunduran, yaitu dikarenakan penyelewengan dari para pemuka agama untuk mendapatkan keuntungan duniawi dari masyarakat. Oleh sebab itu banyak yang beralih pada ajaran buddha. Pada puncaknya agama buddha mengalami kemajuan pesat pada masa Raja Ashoka.
Kitab suci agama Buddha yaitu Tripittaka artinya “Tiga Keranjang” yang ditulis dengan bahasa Poli. Adapun yang dimaksud dengan Tiga Keranjang adalah:
  1. Winayapittaka : Berisi peraturan-peraturan dan hukum yang harus dijalankan oleh umat Buddha.
  2. Sutrantapittaka : Berisi wejangan-wejangan atau ajaran dari sang Buddha.
  3. Abhidarmapittaka : Berisi penjelasan tentang soal-soal keagamaan.
Pemeluk Buddha wajib melaksanakan Tri Dharma atau “Tiga Kebaktian” yaitu:
  1. Buddha yaitu berbakti kepada Buddha.
  2. Dharma yaitu berbakti kepada ajaran-ajaran Buddha.
  3. Sangga yaitu berbakti kepada pemeluk-pemeluk Buddha.
Disamping itu agar orang dapat mencapai nirwana harus mengikuti 8 (delapan) jalan kebenaran atau Astavidha yaitu:
  1. Pandangan yang benar.
  2. Niat yang benar.
  3. Perkataan yang benar.
  4. Perbuatan yang benar.
  5. Penghidupan yang benar.
  6. Usaha yang benar.
  7. Perhatian yang benar.
  8. Bersemedi yang benar.
Karena munculnya berbagai penafsiran dari ajaran Buddha, akhirnya menumbuhkan dua aliran dalam agama Buddha yaitu:
  1. Buddha Hinayana, yaitu setiap orang dapat mencapai nirwana atas usahanya sendiri.
  2. Buddha Mahayana, yaitu orang dapat mencapai nirwana dengan usaha bersama dan saling membantu.
Pemeluk Buddha juga memiliki tempat-tempat yang dianggap suci dan keramat yaitu:
  1. Kapilawastu, yaitu tempat lahirnya Sang Buddha.
  2. Bodh Gaya, yaitu tempat Sang Buddha bersemedi dan memperoleh Bodhi.
  3. Sarnath/ Benares, yaitu tempat Sang Buddha mengajarkan ajarannya pertama kali.
  4. Kusinagara, yaitu tempat wafatnya Sang Buddha.
Demikian merupakan artikel yang berkaitan dengan lahir dan berkembangnya agama buddha di India, semoga bermanfaat. []

2 Komentar:

Artikel, materi, dan Bank Soal Sejarah