Thursday, January 29, 2015

Kisah Rasulullah dan Ali dengan Seekor Lebah


Rasulullah SAW adalah makhluk yang paling mulia di bumi ini. Bahkan dunia ini diciptakan untuk berkhidmad kepada Rasulullah SAW. Dalam hadist qudsi dikatakan bahwa jika tidak karena Rasulullah Muhammad SAW, maka bumi tidak akan diciptakan. Oleh sebab itu, maka segala sesuatu yang berkaitan dengan Rasulullah SAW juga merupakan sesuatu yang mulia. Jangankan manusia, binatangpun apabila berkaitan dengan Rasulullah SAW juga akan mendapatkan kemuliaan.
Telah banyak kisah yang menceritakan tentang hal ini. Berikut merupakan kisah yang dapat dijadikan sebagai pelajaran bagi kita semua, tentang kisah Rasulullah SAW dan Ali Ra dengan seekor lebah.

Begini kisahnya, Suatu saat Rasulullah saw sedang duduk bersama Imam Ali bin Abi Thalib RA di kebun. Tiba-tiba datang seekor lebah yang mengitari di atas kepala beliau. Lebah tersebut mengeluarkan suara khasnya dengan berdengung-dengung seolah mencari-cari perhatian dari Rasulullah dan Ali.
Mengetahui hal tersebut, Rasulullah SAW tersenyum, lalu bertanya kepada Imam Ali, “Wahai Ali, tahukah engkau apa yang dikatakan lebah ini?” Lebah ini berkata kepadaku “Wahai Rasulullah, aku telah sisihkan sedikit madu untukmu. Aku ingin hari ini engkau menjadi tamuku. Perintahkan Ali untuk mengambil madu itu ditempatnya, ” kata Rasulullah. Beliau memberitahukan maksud lebah tersebut mengitari kepada mereka kepada Ali. Kemudian rasulullah SAW memerintahkan kepada Ali, “Wahai Ali, ambillah madu itu. Lebah ini ingin kita menjadi tamunya hari ini, ” kata Rasulullah.
Madu yang dihasilkan lebah sangat manis. Mengenai hal ini Rasulullah bertanya kepada lebah tersebut, “wahai lebah, Kau menghinggapi bermacam bunga, tapi mengapa madu yang kau hasilkan begitu manis dan berkhasiat?” tanya baginda.
Lebah itu menjawab, “Ya Rasulullah, setiap kami mendekati bunga, Allah ta’ala mengilhamkan pada kami untuk bersolawat kepadamu. Dan karena solawat itu, terjadilah apa yang terjadi pada madu yang kami keluarkan.” Demikian penjelasan lebah, bahwa madu yang mereka hasilkan memiliki rasa yang manis dikarenakan atas sholawat yang mereka sanjungkan kepada Rasulullah SAW. Begitu mulianya Rasulullah SAW sehingga segala sesuatu yang berhubungan dengan Rasulullah akan berubah menjadi indah. Binatang yang oleh Allah ta’ala tidak diberikan akal bahkan akan mejadi mulia dan memberikan manfaat bagi kehidupan manusia. Bahkan lebah juga disebutkan dalam Al Quran dan dijadikan nama surat. Berkaitan dengan keutamaan umat islam mencontoh sifat-sifat lebah, akan kami paparkan dalam artikel yang lain.
Mari dengan mempelajari hal di atas, kita perbanyak shalawat kepada Rasulullah SAW. []

0 Komentar:

Artikel, materi, dan Bank Soal Sejarah