Sampul Majalah TIME yang memuat wajah Presiden Republik Indonesia

shares |

Jelang pelantikan Joko Widodo sebagai presiden RI yang ke tujuh, Majalah TIME menampilkan wajah pria yang akrab disapa Jokowi tersebut. Sebenarnya sejak berdiri pada tahun 1920an, majalah TIME pernah memuat para pemimpin Indonesia pada sampul halaman depan mereka, diantaranya presiden Soekarno, Presiden Soeharto, Presiden Habibie, Gus Dur dan Megawati yang dimuat bersamaan, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, serta Presiden Joko Widodo.
Berikut merupakan beberapa contoh majalah TIME yang memuat wajah presiden RI yang saya kutip dari alfredoeblog(dot)wordpress(dot)com.
Soekarno edisi 23 Desember 1946
Cover itu menampilkan wajah Soekarno ketika sedang berpidato, ia berpeci hitam dan guratan gambar wajahnya begitu khas. Kuat serta berwibawa. Di belakang gambar Bung karno, tampak bendera Merah Putih tengah berkibar lengkap dengan tangan-tangan sedang yang dikepal.
Pada catatan cover yang ditulis oleh Robert Sherood itu, Soekarno digambarkan seorang pria Indonesia dengan tinggi badan 5 ft 8 in. Berwajah tampan dan pandai berpidato. Ia juga mendapat julukan si Kamus Indonesia. Topik yang diangkat majalah Time ini selain mengungkap sosok Soekarno, juga mengulas tentang situasi Indonesia saat itu.
clip_image001
Soekarno edisi 10 Maret 1958
Wajah Bung Karno digambarkan begitu “menyeramkan”, dengan permukaan wajah yang “bopeng-bopeng” jauh dari penggambaran sosok yang tampan pada edisi tahun 1946. Demikian pula laporan di dalamnya. Majalah Time edisi 10 Maret 1958 itu berisi propaganda dan sindiran negatif yang ditujukan kepada sosok Sukarno. Saat itulah Amerika mulai menunjukkan aksi tidak senangnya terhadap gaya kepemimpinan Sukarno yang sudah berhasil meraih simpati negara-negara yang baru merdeka (new emerging forces).
Karenanya, kutipan-kutipan yang ditampilkannya pun yang cenderung menyudutkan Bung Karno, dan melukiskan sosok Bung Karno yang arogan. Sebagai contoh, dikutip kata-kata Bung Karno yang mengatakan, bahwa dialah penyambung lidah rakyat. Bahkan rakyat akan makan batu, kalau Sukarno yang menyuruh (“Don’t you know that I am an extension of the people’s tongue” and “The Indonesian people will eat stones if I tell them to.”)
Sebuah kutipan yang sangat mendiskreditkan Bung Karno, dan bertolak belakang dari realita, bahwa Sukarno adalah presiden yang sangat dekat dengan rakyat, sangat dicintai rakyat, dan sejak muda mendedikasikan hidupnya bagi persatuan Indonesia, bagi kemerdekaan Indonesia.
Soeharto edisi 15 Juli 1966
Saat situasi politik di Indonesia sedang genting, majalah Time menampilkan gambar Soeharto sebagai covernya. Gambar pada cover itu menampilkan Soeharto mengenakan pakaian militer lengkap dengan topi berbintang satu. Soeharto tampak sedang tersenyum khas dan karena senyumnya itu, dia disebut The Smilling General.
Majalah Time edisi 15 Juli 1966 juga memuat artikel berjudul “Vengeance with a Smile” yang berisi ulasan situasi terakhir politik Indonesia pasca gerakan 1 Oktober 1965. dalam artikel itu disebutkan, Soeharto, sang Jenderal yang selalu tersenyum itu, berhasil melucuti kekuasaan Soekarno. Dikatakan, setelah rezim lama tumbang, maka munculah rezim baru di bawah kekuasaan Soeharto, pemegang Supersemar.
clip_image002
Sebenarnya, TIME juga pernah memuat edisi khusus tentang Presiden Soeharto pada masa akhir kekuasaannya. Saat itu TIME memuat tentang harta kekayaan Presiden yang berujung pada gugatan Soeharto kepada TIME.
Adapun presiden RI ke tujuh yaitu Joko Widodo juga dimuat di majalah TIME dengan judul “A New Hope”
clip_image003
Selain presiden RI, TIME juga tercatat pernah memuat wajah Iwan Fals yang digambarkan sebagai asian Heroes, berikut gambarnya:
clip_image004
[]

Related Posts

0 Komentar: