Perkembangan Historiografi Indonesia

shares |

Historiografi adalah proses akhir dari sebuah rangkaian penelitian sejarah. Sebagaimana diketahui, bahwa penelitian sejarah memiliki empat tahap, yaitu heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi.
Heuristik adalah tahap mengumpulkan sumber-sumber sejarah yang akan dijadikan bahan penulisan sejarah. Biasanya yang digunakan adalah diutamakan sumber-sumber primer, baik berupa benda, tulisan, maupun yang berupa lisan. Adapun sumber sekunder bisa juga digunakan apabila sumber-sumber primer tidak banyak ditemukan dalam tahap ini.
Kritik sumber adalah tahapan untuk menguji validitas dan kesahihan sumber sejarah. Sedangkan interpretasi adalah proses untuk melakukan penafsiran tentang sumber sumber yang telah didapatkan setelah melalui tahap kritik. Sedangkan historiografi adalah tahap untuk menuliskan sejarah itu sendiri. Berikut merupakan perkembangan historiografi Indonesia. Tulisan ini bersumber dari teman saya, Nihza Al Luthi.
Perkembangan Historiografi Indonesia
Dalam pengkisahan suatu peristiwa sejarah harus menggunakan sumber-sumber bukti peninggalan peristiwa itu terjadi yang bersifat akurat dan kredibel, baik berupa benda-benda (artifact) maupun dokumen-dokumen tertulis secara benar. Bahan-bahan ini menjadi sumber sejarah. Hanya dengan mencari sumber-sumber informasi inilah, kegiatan mencari sumber sejarah dalam ilmu sejarah disebut heuristik, sejarawan dapat membuat rekontruksi peristiwa masa lampau dan menulis uraian sejarah sering disebut juga History as written atau Historiografi
Historigrafi yang selalu berkembang dan menurut jiwa zaman seorang sejarawan, menjadikan historiografi dapat diklasifikasikan menjadi berbagai macam. Dalam sebuah historiografi Indonesia terutama dibagi atas dua historiografi besar yaitu, historiografi tradisional dan historiografi Indonesia modern. Historiografi Indonesia tradisional dipengaruhi oleh jiwa zaman yang banyak mengandung unsur-unsur mitos atau mitologi. Sedangkan dalam historiografi Indonesia modern unsur tersebut tidak diketahui, namun bila dalam penulisan masih terdapat mitos, hal itu dapat dikategorikan dalam historiografi Indonesia tradisional. Historiografi tidak dipengaruhi oleh kapan historiografi atau penulisan sejarah itu ditulis.
Historiografi merupakan sebuah ilmu yang mempelajari praktik ilmu sejarah, termasuk mempelajari metodologi sejarah dan perkembangan sejarah sebagai suatu disiplin akademik. Istilah ini dapat pula merujuk pada bagian tertentu dari tulisan sejarah. Sebagai contoh, "historiografi Indonesia mengenai Gerakan 30 September selama rezim Soeharto" dapat merujuk pada pendekatan metodologis dan ide-ide mengenai sejarah gerakan tersebut yang telah ditulis selama periode tersebut. Sebagai suatu analisa meta dari deskripsi sejarah, arti ketiga ini dapat berhubungan dengan kedua arti sebelumnya dalam pengertian bahwa analisa tersebut biasanya terfokus pada narasi, interpretasi, pandangan umum, penggunaan bukti-bukti, dan metode-metode dalam presentasi dari sejarawan lainnya.
Setidaknya terdapat empat tipe historiografi di Indonesia, yaitu:
1. historiografi tradisional
2. historiografi kolonial
3. Historiografi zaman kemerdekaan/pasca kemerdekaan
4. Historiografi Kontemporer
Mengenai empat tipe historiografi di atas, akan dibahas pada artikel selanjutnya. terimakasih. semoga bermanfaat []

Related Posts

0 Komentar: