Curug 7 Bidadari: Nikmati asyiknya "Mandi" bersama Tujuh Bidadari!

shares |

Saya dan M. Rifan Fajrin, di Curug 7 Bidadari
Ambarawa, Bandungan, Sumowono - Pernahkah Anda mendengar kisah legenda Jaka Tarub? konon Dia seorang pemuda pengangguran yang cuma bisa bermimpi memiliki istri yang cantik. Suatu ketika dia pergi ke sebuah telaga, disana ia dikejutkan pemandangan "indah" dan menakjubkan, dimana telah ada tujuh orang bidadari turun dari kayangan untuk mandi di sebuah telaga. Penasaran ia kemudian mendekat dan terpikat kepada salah seorang bidadari tersebut. Maka, dia ambil selendang bidadari tersebut. Akibatnya, seorang bidadari tak bisa kembali ke kayangan dikarenakan telah diambil selendangnya oleh Jaka Tarub yang menjadi sarana untuk terbang ke kayangan. 

Rupanya legenda inilah yang mengilhami penamaan sebuah kawasan wisata yang masih relatif baru di Kec. Sumowono, yaitu Curug 7 Bidadari. Curug 7 Bidadari terletak di Lereng Gunung Ungaran tepatnya di Dusun Keseneng, Desa Keseneng Kecamatan Sumowono Kabupaten Semarang. 
Curug 7 Bidadari memiliki tujuh air terjun yang terbagi dalam tiga tingkatan dengan ketinggian masing-masing sekitar lima atau enam meter.    Tingkat pertama terdiri dari dua air terjun, tingkat kedua dua air terjun dan tingkat ketiga terdiri dari tiga air terjun. Di bawah air terjun terdapat kolam mini yang biasa digunakan pengunjung untuk berenang. 
Akses menuju ke Curug 7 Bidadari relatif mudah, hanya berjarak beberapa kilometer dari Bumi Perkemahan Bantir, Sumowono. Jika Anda pernah ke Candi Gedong Songo, Anda dapat mengikuti jalur utama menuju Sumowono sejauh 7KM.  Sampai pertigaan Sumowono, terus ke arah Boja. Ikuti petunjuk jalan dan Anda akan mendapatkan papan petunjuk menuju Curug 7 Bidadari. 
Selama perjalanan Anda akan dimanjakan dengan indahnya panorama pegunungan di kawasan Bandungan dan Sumowono. Terhampar sawah yang luas, asri dan indah.  Jika Anda berkunjung ke Ambarawa, anda dapat memasukkan Curug Tujuh Bidadari ke dalam daftar list kunjungan Anda. Selamat bertravel ria! []

Related Posts

0 Komentar: