Bank Soal Sejarah: Pedagang, penguasa, dan pujangga pada masa klasik (Hindu dan Buddha)

shares |

Berikut merupakan contoh soal kelas X sejarah Indonesia SMA 
A. KOMPETENSI DASAR
1.1. Menghayati keteladanan para pemimpin dalam mengamalkan ajaran agamanya
1.2. Menghayati keteladanan para pemimpin dalam toleransi antar umat beragama dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari
3.5. Menganalisis berbagai teori tentang proses tentang masuk dan berkembangnya agama dan kebudayaan Hindu-Buddha di Indonesia
4.5. Mengolah informasi mengenai proses masuk dan perkembangan kerajaan Hindu-Buddha dengan menerapkan cara berpikir kronologis, dan pengaruhnya pada kehidupan masyarakat Indonesia masa kini serta mengemukakannya dalam bentuk tulisan
B. INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI
3.5.1. Menganalisis berbagai teori tentang proses masuk dan berkembangnya agama dan kebudayaan Hindu-Buddha di Indonesia
C. TUJUAN PEMBELAJARAN
1. Melalui kegiatanobservasi ( pengamatan), peserta didik diharapkan mampu menjelaskan pertumbuhan dan perkembangan agama dan kebudayaan Hindu
2. Melalui kegiatan membaca, peserta didik diharapkan mampu menjelaskan bagian-bagian dari Weda (kitab suci agama Hindu)
3. Melalui kegiatan pengamatan, peserta didik diharapkan mampu menjelaskan konsep Trimurti menurut ajaran Hindu
4. Melalui kegiatan pengamatan, peserta didik diharapkan mampu menjelaskan sistim kemasyarakatan/sosial menurut konsep Hindu
5. Melalui kegiatan pengamatan, peserta didik diharapkan mampu menjelaskan asal mula lahirnya agama Buddha
6. Melalui kegiatan pengamatan, peserta didik diharapkan mampu menjelaskan konsep Buddha mengenai kesengsaraan yang dialami umat manusia
Melalui kegiatan pengamatan, peserta didik diharapkan mampu membandingkanantara ajaran agama Hindhu dengan Buddha
Subyektif Tes (Essay)
1. Jelaskan pemahaman Anda mengenai lahirnya agama Hindhu!
2. Sebutkan dan jelaskan bagian-bagian dari Weda (kitab suci agama Hindu)!
3. Jelaskan apa yang dimaksud dengan Trimurti dalam kepercayaan Hindu!
4. Bagaimanakah sistim kemasyarakatan menurut konsep Hindu?
5. Jelaskan pemahaman Anda mengenai lahirnya agama Buddha!
6. Menurut konsep agama Buddha manusia akan menjalani reinkarnasi. Mengapa demikian?
7. Menurut konsep ajaran Buddha, bagaimana manusia bisa keluar dari kesengsaraan hidup?
Kunci Jawaban
1. Pertumbuhan dan perkembangan agama Hindu di India berkaitan dengan sistim kepercayaan bangsa Arya yang masuk ke India pada tahun 1500 S.M. Kebudayaan Arya berkembang di lembah Sungai Indus. Bangsa Arya mengembangkan sistim kepercayaan dan kemasyarakatan yang sesuai tradisi yang dimilikinya. Sistem kepercayaan itu berupa penyembahan terhadap banyak dewa yang dipimpin oleh golongan brahmana. Keyakinan bangsa Arya terhadap kepemimpinan kaum brahmana dalam melakukan upacara ini melahirkan kepercayaan terhadap Brahmanisme.
2. Kitab Weda terdiri dari :
a. Rigweda
Adalah kitab yang berisi tentang ajaran-ajaran Hindu
b. Samaweda
Adalah kitab yang berisi nyanyian-nyanyian pujian yang wajib dilakukan ketika upacara agama
c. Yajurweda
Adalah kitab yang berisi doa-doa yang dibacakan ketika diselenggarakan upacara agama
d. Atharwaweda
Adalah kitab yang berisi doa-doa mantra untuk menyembuhkan penyakit maupun mengusir roh-roh jahat
3. Ada tiga dewa utama yang disebut Trimurti, yaitu Dewa Brahma (dewa pencipta), Dewa Wisnu (dewa pelindung), dan Dewa Siwa (dewa perusak)
4. Sistem kemasyarakatan yang dikembangkan oleh bangsa Arya adalah sistem kasta. Sistem ini mengatur hubungan sosial bangsa Arya dengan bangsa-bangsa yang ditaklukkannya. Sistem ini membedakan masyarakat berdasarkan fungsinya. Golongan Brahmana (pendeta) menduduki golongan teratas, golongan Ksatria (bangsawan, prajurit) menduduki golongan kedua. Waisya (pedagang, petani) menduduki golongan ketiga, sedangkan Sudra (rakyat biasa) sebagai golongan keempat.
5. Agama Buddha lahir sekitar abad ke-5 S.M. Agama ini lahir sebagai reaksi terhadap agama Hindu terutama karena keberadaan kasta. Pembawa agama Buddha adalah Sidharta Gautama, seorang putera dari Raja Suddodana, dari kerajaan Kosala di Kapilawastu. Untuk mencari pencerahan hidup, ia meninggalkan istana Kapilawastu dan pergi menuju Bodh Gaya. Ia bertapa di bawah pohon (seperti beringin) dan mendapatkan bodi (penerangan, kesadaran yang sempurna). Pohon itu kemudian dikenal dengan pohon bodhi. Sidarta Gautama, sejak saat itu, dikenal sebagai Sang Budha, yang artinya yang disinari.
6. Dalam ajaran Buddha manusia akan mengalami reinkarnasi (lahir berkali-kali). Hal ini dimaksudkan sebagai bentuk kesempatam manusia untuk menyempurnakan hidupnya. Semakin manusia itu hidup tidak sempurna (semakin jahat, banyak salah)maka manusia itu akan sering mengalami reinkarnasi
7. Manusia hidup berada dalam lingk samsara ( menderita, tidak menyenangkan). Sumber penyebab kesengsaraan adalah tresna (cinta/nafsu/hasrat). Penderitaan dapat dihentikan dengan cara menindas tresna melalui delapan jalan (astawida): pemandangan (ajaran) yang benar, niat/sikap yang benar, perkataan yang benar, tingkah laku yang benar, penghidupan (mata pencaharian) yang benar, usaha yang benar, perhatian yang benar, dan semadi (bertapa) yang benar. []





































Related Posts

0 Komentar: