Bank Soal Sejarah: Kehidupan awal masyarakat Indonesia

shares |

Berikut merupakan contoh soal yang berkaitan dengan materi tentang mengenal tulisan, tebentuknya kepulauan Indonesia, perkembangan teknologi, dari berburu sampai bercocok tanam, serta sistem kepercayaan masyarakat Indonesia. Soal tersebut merupakan contoh soal mapel Sejarah Indonesia kelas X kurikulum 2013.
Soal Uraian:
1. Jelaskan pengertian pra aksara, dan mengapa lebih tepat menggunakan istilah pra aksara ketimbang masa pra sejarah?
2. Perkembangan teknologi pada masa mesolithikum, dapat dikatakan telah mengalami kemajuan. Yaitu adanya keinginan manusia untuk menentap meskipun belum secara permanen. Hal ini memicu sebuah kebudayaan pantai dan dua, hasil kebudayaannya terdiri dari dua macam, yaitu kjokkenmoddinger dan abris sous roche. Jelaskan kedua istilah tersebut!
3. Masa neolithikum merupakan masa revolusi kehidupan manusia secara total. Sebab telah ada perubahan gaya hidup yang semula food gathering menjadi food producing. Manusia pendukungnya pun mengalami perubahan, oleh sebab itu, masa tersebut mampu menghasilkan kebudayaan yang tinggi. Sebutkan hasil-hasil kebudayaan pada masa neolithikum!
4. Perkembangan teknologi manusia pada puncaknya mampu menciptakan peralatan yang terbuat dari logam menggunakan dua teknik, yaitu a cire perdue dan teknik bivalve. Jelaskan tentang proses pembuatan logam menggunakan dua teknik tersebut!
5. Manusia mengenal konsep kehidupan setelah mati, oleh sebab itu mereka menciptakan berbagai bangunan monumental yang terbuat dari batu pada masa neolithikum. Tradisi tersebut dinamakan tradisi megalithik (batu besar). Sebutkan dan jelaskan secara singkat benda-benda tersebut!
Pembahasan Soal
1. Pra aksara berasal dari kata pra yang artinya sebelum, aksara berarti tulisan. Jadi pra aksara berarti masa di mana manusia belum mengenal tulisan. Sedangkan pra sejarah, diartikan sebagai masa di mana manusia belum memiliki sejarah.
Oleh sebab itu, berdasarkan pengertian di atas, istilah pra aksara lebih tepat digunakan untuk menggambarkan kehidupan awal manusia sebelum mengenal tulisan. Karena sekalipun manusia belum mengenal tulisan, tetapi pasti manusia telah menciptakan sejarah kehidupan mereka.
2. Kjokkenmoddinger: adalah sisa-sisa sampah dapur berupa kulit kerang yang dibuang dalam waktu yang lama sehingga membentuk bukit kerang yang cukup tinggi. Kjokkenmoddinger bahkan ada yang ditemukan tingginya mencapai 1,8 meter
Abris sous roche; adalah ceruk/gua tempat tinggal manusia secara sementara pada masa mesolithikum. Tempat tersebut dipilih karena mampu melindungi manusia dari panas matahari dan udara dingin ketika hujan dan malam hari. Biasanya lokasi abris sous roche dekat dengan sumber air dan sumber makanan
3. Contoh hasil kebudayaan pada masa neolithikum
Dari batu: Kapak persegi, kapak lonjong,
Logam: nekara, moko, kapak sepatu, kapak corong, candrasa
4. A cire perdue: adalah teknik pembuatan logam dengan teknik model. Caranya adalah dengan membuat model yang terbuat dari lilin, setelah itu dibungkus dengan menggunakan tanah liat. Kemudian dibakar hingga lilin yang terdapat dalam tanah liat tersebut meleleh dan meninggalkan rongga. Cairan logam kemudian diisikan ke dalam rongga tersebut. Setelah dingin, tanah liat dipecahkan sehingga jadilah barang yang diinginkan.
Bivalve: adalah teknik pembuatan logam dengan teknik setangkup/cetakan. Caranya adalah dengan membuat cetakan, setelah itu dituangkan cairan logam. Setelah dingin dan mengeras, cetakan tersebut dibuka dan jadilah barang yang diinginkan.
5. Macam-macam benda megalitik
a. Menhir: merupakan tugu yang merupakan representasi dari roh nenek moyang
b. Dolmen: adalah bangunant tempat meletakkan sesaji
c. Sarkofagus: adalah benda tempat meletakkan mayat berbentuk lonjong
d. Waruga: adalah kubur batu yang berbentuk kubus. Biasanya digunakan untuk kubur
e. Punden berundak: merupakan tempat yang dibuat secara berundak-undak sebagai tempat untuk memuja roh nenek moyang. Punden berundak ini merupakan cikal bakal teknologi pembuatan candi
f. Arca; merupakan benda-benda yang digunakan sebagai alat untuk melakukan upacara persembahan []

Related Posts

0 Komentar: