Wednesday, October 29, 2014

Bank Soal Sejarah: Indonesia zaman Hindu-Buddha; silang budaya lokal dan global tahap awal


Berikut merupakan contoh soal kelas X sejarah Indonesia SMA
A. Kompetensi Dasar :
1.1. Menghayati keteladanan para pemimpin dalam mengamalkan ajaran agamanya.
1.2. Menghayati keteladanan para pemimpin dalam toleransi antar umat beragama dan mengamalkannnya dalam kehidupan sehari-hari.
2.1 Menunjukkan Sikap tanggung jawab, peduli terhadap berbagai hasil budaya pada zaman praaksara, Hindu-Buddha dan Islam
2.2 Meneladani sikap dan tindakan cinta damai, responsif dan pro aktif yang ditunjukkan oleh tokoh sejarah dalam mengatasi masalah sosial dan lingkungannya
3.6. Menganalisis karakteristik kehidupan masyarakat pemerintahan, dan kebudayaan pada masa kerajaan-kerajaan Hindu-Buddha di Indonesia serta menunjukkan contoh bukti-bukti yang masih berlaku pada kehidupan masyarakat Indonesia masa kini.
4.6. Menyajikan hasil penalaran dalam bentuk tulisan tentang nilai-nilai dan unsur budaya yang berkembang pada masa kerajaan Hindu-Buddha dan masih berkelanjutan dalam kehidupan bangsa Indonesia pada masa kini.
B. Indikator Pencapaian kompetensi :
3.6.1 Menjelaskan perkembangan kerajaan-kerajaan zaman Hindu-Buddha di Indonesia
3.6.2 Menganalisis kehidupan sosial ekonomi masyarakat zaman Hindu-Buddha
3.6.3. Menganalisis perkembangan hasil-hasil kebudayaan zaman Hindu-Buddha
3.6.4. Menunjukkan bukti-bukti kehidupan dan hasil budaya Hindu-Buddha yang masih ada sampai sekarang
C. Tujuan Pembelajaran :
1. Melalui pengamatan gambar peserta didik memiliki sikap keberanian untuk menunjukkan contoh-contoh peninggalan budaya yang merupakan hasil akulturasi antara kebudayaan Nusantara dengan Hindu-Buddha
2. Dengan membaca buku peserta didik memiliki rasa ingin tahu bagaimana proses akulturasi kebudayaan Nusantara dengan Hindu-Buddha pada seni sastra dan aksara, sistem pemerintahan, sistem kepercayaan dengan mengkaitkannya dengan peninggalan budaya pada masa sekarang
3. Dengan mendengarkan keterangan guru peserta didik mampu bertanya tentang proses akulturasi kebudayaan Nusantara dengan Hindu-Buddha pada seni sastra dan aksara, sistem pemerintahan, sistem kepercayaan
4. Melalui hasil diskusi peserta didik dapat menganalisis perkembangan sosial ekonomi pada masa Hindu-Buddha
5. Melalui hasil diskusi peserta didik dapat memiliki ketrampilan mengolah informasi dan menyajikan dalam bentuk tulisan tentang keterkaitan akulturasi kebudayaan Nusantara-Hindu Buddha dengan perkembangan sosial ekonomi pada masa Hindu-Buddha
TES TERTULIS
Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan benar!
1. Bagaimanakah proses akulturasi kebudayaan nusantara dengan kebudayaan Hindu Buddha yang berkaitan dengan seni aksara dan bagaimanakah kelanjutannya pada masa sekarang?
2. Mengapa datangnya kebudayaan Hindu Buddha sangat memengaruhi sistem pemerintahan di Nusantara?
3. Mengapa datangnya kebudayaan Hindu-buddha juga berpengaruh pada sistem kepercayaan masyarakat?
4. Bagaimana keterkaitan akulturasi dengan perkembangan ekonomi sosial pada masa Hindu Buddha?
KUNCI JAWABAN TES TERTULIS
1. Akulturasi kebudayaan yaitu suatu percampuran antara unsur-unsur kebudayaan yang satu dengan kebudayaan yang lain sehingga membentuk kebudayaan baru. Salah satu hasil akulturasi antara kebudayaan nusantara dengan kebudayaan Hindu Buddha adalah pada bidang seni sastra dan aksara. Pengaruh seni sastra dan aksara tersebut berasal dari India yang masuk ke nusantara dalam bentuk prosa dan ada yang berbentuk tembang (puisi). Pengaruh yang ditimbulkan dapat dibedakan dalam tiga hal, yaitu berdasarkan tutur (pitutur kitab keagamaan), kitab Hukum, dan wiracarita (kepahlawanan).
2. Datangnya pengaruh India di Nusantara berpengaruh terhadap terbentuknya sistem pemerintahan secara sederhana yang terdapat di desa atau daerah tertentu. Rakyat mengangkat seorang pemimpin. Dengan adanya pengaruh kebudayaan India tersebut, maka sistem pemerintahan yang berkembang di Indonesia adalah bentuk kerajaan yang diperintah oleh seorang raja secara turun temurun (konsep dewaraja). Raja di Indonesia ada yang dipuja sebagai dewa atau dianggap keturunan dewa yang keramat, sehingga rakyat sangat memuja Raja tersebut. Pemerintahan Raja di Indonesia ada yang bersifat mutlak dan turun-temurun seperti di India dan ada juga yang menerapkan prinsip musyawarah.
3. Sistem kepercayaan yang berkembang di Indonesia sebelum agama Hindu-Buddha masuk ke Indonesia adalah kepercayaan yang berdasarkan pada Animisme dan Dinamisme. Dengan masuknya agama Hindu-Buddha ke Indonesia, masyarakat Indonesia mulai menganut/mempercayai agama-agama tersebut. Agama Hindu dan Buddha yang berkembang di Indonesia sudah mengalami perpaduan dengan kepercayaan animisme dan dinamisme, atau dengan kata lain mengalami Sinkritisme. Sinkritisme adalah bagian dari proses akulturasi, yang berarti perpaduan dua kepercayaan yang berbeda menjadi satu. Agama Hindu dan Buddha yang berkembang di Indonesia, berbeda dengan agama Hindu – Buddha yang dianut oleh masyarakat India.
4. Keterkaitan antara akulturasi kebudayaan Nusantara dengan kebudayaan Hindu-Buddha dengan perkembangan ekonomi dan sosial pada masa Hinddu-Buddha tampak pada aktivitas masyarakat yang mengalami perubahan pada beberapa bidang. Diantaranya pada bidang sosial adalah munculnya kasta-kasta sebagai konsekuensi masuknya agama Hindu di Nusantara. Sistem masyarakat yang dibedakan dalam hierarki tersebut kemudian juga berpengaruh terhadap sistem ekonomi di Nusantara, dikarenakan setiap kasta memiliki hak dan kewajiban yang berbeda, sehingga berpengaruh juga terhadap pendapatan masyarakat dan jaringan ekonomi masyarakat.

0 Komentar:

Artikel, materi, dan Bank Soal Sejarah