Generalisasi, Periodisasi, dan Kronologi dalam Sejarah

shares |

Generalisasi dan periodisasi
Sebagaimana diketahui dalam sejarah terdapat tiga dimensi, yaitu dimensi masa lalu, waktu sekarang, dan waktu yang akan datang (past, present, and future). Disebabkan karena peristiwa sejarah memiliki rentang waktu yang sangat panjang, maka dibutuhkan generalisasi dalam sejarah.
Generalisasi adalah pekerjaan penyimpulan dari khusus ke umum. Terdapat dua tujuan generalisasi, yaitu saintifikasi dan simplifikasi. Saintifikasi mengandung arti bahwa sejarah juga melakukan penyimpulan umum. Generalisasi sejarah sering dipakai untuk mengecek teori yg lebih luas Karenna teori di tingkat yg lebih luas kerap kali berbeda dengan generalisasi sejarah di tingkat yg lebih sempit. Selain saintifikasi,generalisasi juga bertujuan untuk simpifikasi atau penyederhanaan.simplifikasi perlu bagi sejarawan dalam melakukan analisis.
Ada banyak generalisasi sejarah diantaranya adalah generalisasi periodic atau periodisasi. Periodisasi merupakan pengklasifikasian peristiwa-peristiwa sejarah dalam membuat periodisasi sebuah metode.
Pengertian Periodisasi
Periodisasi merupakan pengklasifikasian peristiwa-peristiwa sejarah dengan membuat tahapan atau pembabakan tertentu. Periodisasi adalah salah satu proses pembagian waktu dalam sejarah berdasarkan zaman atau periode. Pembabakan periodisasi bisa berdasarkan tiga hal, diantaranya berdasarkan dimensi ruang (spasial), dimensi waktu (temporal), dan dimensi tema tertentu (tematis).
contoh periodisasi dalam dimensi ruang, misalnya periodisasi sejarah Indonesia tampak pada tabel berikut:
CONTOH-CONTOH PERIODISASI
SEJARAH INDONESIA
1.….-400 : zaman prasejarah Indonesia
2.400-1500 : zaman pengaruh Hindu-Budha dan pertumbuhan Islam
3. 1500-1670 : Zaman kerajaan Islam dan mulai masuknya pengaruh Barat serta perluasan pengaruh VOC.
4. 1670-1800 : Masa penjajahan oleh VOC
5. 1800-1811 : Masa pemerintahan Herman W. Daendels
6. 1811-1816 : Masa pemerintahan Thomas Stamford Raffles (Inggris).
7. 1816-1830 :Masa pemerintahan Komisaris Jenderal dan perlawanan terhadap Pemerintahan Kolonial Belanda.
8. 1830-1870 : Sistem tanam paksa oleh Gubernur Van den Bosch.
9. 1870-1942 : Sistem ekonomi Liberal Kolonial dan Politik Etis.
10.1908 : Masa Pergerakan Nasional
11.1942-1945 : Masa pendudukan Jepang.
12.1945-1949 : Perjuangan mempertahankan Kemerdekaan.
13.1949-1950 : Masa pemerintahan RIS.
14.1950-1959 : Penerapan sistem Liberal Parlementer
15.1959-1966 : Masa demokrasi terpimpin
16.1966-1998 : Masa Orde Baru
17.1998-Kini : Era Refarmasi
Sedangkan contoh periodisasi berdasarkan temporal atau waktu misalnya periodisasi sejarah yang disusun oleh Cellarius (1653-1707), sejarawan Jerman uang membagi sejarah atas tiga periode, yaitu zaman kuni, abad pertengahan, dan zaman baru. Bisa dikatakan bahwa periodisassi ini masih berlangsung hingga saat ini.
sedangkan contoh periodisasi berdasarkan tematik, misalnya periodisasi sejarah perjuangan mempertahankan kemerdekaan (1945-1949), atau misalnya periodisasi sejarah ekonomi Indonesia (dengan tema tertentu).
Kronologi
Kronologi merupakan kata yg berasal dari bahasa yunani, yaitu chromos dan logos. Chromos berarti waktu dan logos berarti ilmu tentang waktu. Dalam ilmu sejarah,kronologi adalah ilmu untuk menentukan waktu terjadinya suatu peristiwa dan tempat peristiwa tersebut secara tepat berdasarkan urutan waktu. Kronologi merupakan ilmu dasar yg sangat penting bagi ilmu sejarah Karena konsep ini menggambarkan konsep sejarah. Sebuah kronologi dapat disusun berdasarkan waktu terjadinya suatu sejarah. Dalam mengurutkan berbagai peristiwa sejarah secara kronologis. Sejarawan menggunakan ukuran waktu atau system penanggalan, ada penanggalan kristiani ada penanggalanislam. Penanggalan kristiani berawal dari penanggalan romawi kuno, yaitu berpatokan pada kelahiran Yesus Kristus. Penanggalan islam dimulai saat Nabi Muhammad SAW melakukan hijrah dari mekah ke madinah sekitar tahun 622 AD.
Tujuan kronologi adalah untuk menghindari anakronisme atau kerancuan waktu dalam sejarah.dengan memahami konsep kronologi. Peristiwa – peristiwa sejarah yang terjadi di masa lalu dapat di rekontruksi kembali secara tepat berdasarkan urutan waktu terjadinya.
Berikut merupakan contoh kronologi,
  1. Zaman Pra Sejarah ……………………………………………………… ( Sebelum abad ke 14 M )
  2. Zaman Hindu – Budha ………………………………………….. ( Abad ke 4 M – Abad ke 5 M )
  3. Zaman Perkembangan Islam ……………………………….. ( Abad ke 7 M – Abad ke 16 M )
  4. Zaman Penjajahan Belanda ……………………………………… ( Abad ke 16 – Tahun 1942 )
  5. Zaman Pendudukan Jepang …………………………………….. ( Tahun 1942 – Tahun 1945 )
  6. Zaman Kemerdekaan ………………………………………………………….. ( Awal Tahun 1945 )
  7. Zaman Revolusi ……………………………………………………… ( Tahun 1945 – Tahun 1949 )
  8. Zaman Orde Lama …………………………………………………. ( Tahun 1949 – Tahun 1966 )
  9. Zaman Orde Baru …………………………………………………… ( Tahun 1967 – Tahun 1998 )
  10. Zaman Reformasi ………………………………………………………. ( Tahun 1998 – Sekarang )
Dalam contoh yang lain dapat dilihat dalam tabel berikut:
New Picture (1)
[]














Related Posts

0 Komentar: