Pionir-pionir pelaut dari kawasan Eropa dan jasanya (Part 1)

shares |

 
Beberapa pionir pelaut dari kawasan Eropa diantaranya adalah Scylac, Phyteas, Marco Polo, Vasco Da Gama, Christopher Columbus, dan Ferdinand Magelhaens.
Scylac
Scylac adalah seorang ahli pelayaran Yunani dari tentara laut Parsi yang menjadi orang pertama yang melakukan pelayaran-pelayaran di sepanjang pesisir pantai India dan Mesir. Pelayaran pertamanya menggunakan jalan darat ke sungai Indus di kawasan pegunungan Hindu Kush di Afganistan dan Laut Arab. Dengan membawa maklumat yang dibawa oleh Scylac berhasil menawan lembah sungai Indus untuk meluaskan Imperium.
Phiteas
Phiteas (380-300 SM) seorang pelaut dari koloni Yunani Massalia (sekarang dikenal dengan Perancis) yang mendapat mandat dari para pedagang setempat untuk mencari jalan perdagangan yang bisa mengalahkan monopoli orang-orang Phunisia dan membuka perdagangan biji timah kepada orang-orang Yunani. Ia berhasil melintasi Selat Gibraltar ke Britania dan Norwegia pada tahun 325 SM.
Iskandar Zulkarnain
Iskandar Zulkarnain yang merupakan seorang tokoh pelaut dan pengembara pada zaman Yunani-Romawi yang berhasil menaklukkan Yunani, menguasai Persia, dan menuju Afganistan melalui Celah Kaiber. Ia mengirim ekspedisi ke hulu sungai Nil untuk mengetahui puncak terjadinya banjir dan mengirim beribu-ribu species flora dan fauna kepada Aristoteles di Athena. Iskandar Zulkarnain juga mendirikan 12 tugu peringatan di kawasan-kawasan yang ditaklukkan dari Macedonia dan Mesir sampai ke Hindu Kush dan Punjab.
Marcopolo
Macopolo adalah seorang pengembara dan pedagang yang berasal dari Bandar Venise. Keturunan Marcopolo terlibat dalam perdagangan di timur tengah. Ketika berusia 17 tahun Marcopolo mengikuti bapaknya Niccolo Polo dan bapak saudaranya Mavveo Polo ke Negara Cina. Dalam perjalanan ke Cina mereka mengmbara melalui Parsi ke Hormuz dan seterusnya menuju ke utara menuju Kerman. Dari Kerman menuju ke Balkl dan melalui lembah Qxus ke Pamir dan dan selanjutnya melalui kawasan gurun ke Kasghar. Dari Kashgar mereka meneruskan perjalanan ke Yarkand, Khotan dan Lob Nor ke Cina (Debebham, 1960:55-57).
Setelah berada di Cina selama 20 tahun Marco Polo kembali ke tanah air bersama 600 pengiring selama dalam 14 tahun. Dalam perjalanan pulang Marcopolo singgah di Sumatra, Ceylon, Koromandel, Gujarat, Hormuz, dan parsi. Sekembali dari Cina, ia manulis catatan pengalaman dalam buku The Book of Marco Polo. []









Related Posts

0 Komentar: