Tuesday, November 5, 2013

Upaya Mewujudkan Nilai-nilai Perjuangan Bangsa bagi Generasi Muda (Kepahlawanan Bung Tomo)



Tulisan ini merupakan bagian isi/pembahasan dari karya tulis yang saya bimbing bersama dengan Ibu Nurul Inayati, S.Pd (SMA Islam Sudirman Ambarawa) dalam Lawatan Sejarah 2013. Judul karya Tulis tersebut adalah “Persepsi Generasi Muda tentang Nilai Kepahlawanan Bung Tomo pada masa Pergerakan Nasional”.


Berdasarkan pemaparan di atas, terdapat beberapa hal yang harus diwujudkan untuk melanjutkan estafet nilai-nilai perjuangan yang tercermin dalam sosok Bung Tomo terhadap generasi muda. Adapun upaya-upaya yang dapat dilakukan untuk mewujudkan nilai-nilai perjuangan Bung Tomo terhadap generasi muda adalah sebagai berikut;
1. Mengilhami dan mewarisi semangat juang Bung Tomo
Sebagaimana telah dikemukakan di muka, bahwa Bung Tomo merupakan pejuang dalam dua dimensi pergerakan nasional sekaligus, yaitu angkatan pendobrak (1945-1950) dan angkatan pelaksana (1950-dan seterusnya). Hal ini berarti generasi muda zaman sekarang termasuk angkatan pelaksana dari estafet perjuangan yang telah diwariskan Bung Tomo dan para pejuang lainnya untuk mengisi kemerdekaan.
Supaya terwujud nilai-nilai perjuangan pada generasi muda zaman sekarang, maka seyogianya para pemuda wajib meneladani nilai-nilai luhur yang tercermin dalam sosok Bung Tomo, yaitu cerdas, religius, patriotik , serta konsisten menyuarakan kebenaran. Para pemuda dapat menerapkannya pada persoalan-persoalan sederhana yang tercermin dalam kehidupan sehari-hari.
2. Merefleksikan peringatan hari Pahlawan
Peristiwa 10 November  telah berlalu kurang lebih enam puluh tahun yang lalu. Setiap tahunnya peristiwa tersebut selalu diperingati dengan upacara bendera di beberapa instansi pemerintah serta di sekolah-sekolah untuk mengenang jasa pahlawan yang gugur di medan perang. Meskipun demikian, makna dari peringatan itu sendiri kerapkali terabaikan. Hal ini dikarenakan upacara bendera terkesan masih bersifat formalitas belaka. Sementara itu, di sekolah upacara bendera lebih identik dengan upaya penegakan kedisiplinan ketimbang merefleksikan nilai-nilai perjuangan pahlawan itu sendiri.
Oleh sebab itu, sebagai generasi muda, perlu merefleksikan kembali peringatan hari pahlawan. Yaitu, dengan cara mengingat kembali apa yang telah dilakukan untuk mengisi kemerdekaan, sudahkah diisi dengan kegiatan yang positif, mengevaluasinya, serta memikirkan perbaikan jikalau selama ini belum tepat sasaran. Sehingga diharapkan ke depannya, generasi muda mampu lebih baik dan lebih optimal dalam memahami dan meneruskan nilai-nilai perjuangan bangsa. []
DAFTAR PUSTAKA
Materu, S.H, Mohammad Sidky Daeng. 1985. Sejarah Pergerakan Nasional Bangsa Indonesia. Jakarta: PT Gunung Agung.
Ricklefs, M.C. 1989. Sejarah Indonesia Modern. Yogyakarta: Gadjah Mada Press
Sutomo, Sulistina. 2008. Bung Tomo Suamiku; biar rakyat yang menilai kepahlawananmu, cetakan kedua. Jakarta: Visimedia.
Sutomo. 2008. Pertempuran 10 November 1945; kesaksian dan pengalaman seorang aktor sejarah, cetakan kedua. Jakarta: Visimedia.
……….2008. Menembus Kabut Gelap; BUNG TOMO MENGGUGAT; pemikiran, surat, dan artikel politik 1955-1980. Jakarta: Visimedia.
Tim Narasi. 2009. 100 Tokoh yang mengubah Indonesia. Jakarta: Narasi.

0 Komentar:

Artikel, materi, dan Bank Soal Sejarah