Thursday, May 26, 2011

SEJARAH PERANG PATTIMURA




Perang Pattimura dilatarbelakangi adanya pelayaran hongi, yaitu pelayaran yang bertujuan untuk memusnahkan penyelundupan perdagangan rempah rempah di Maluku. Adanya perintah Gubernur Van Middelkop pada penduduk Ambon-Lease untuk membuat garam dan ikan asin bagi keperluan kapal perang Belanda dianggap perbuatan yang sewenang-wenang, karena sebelumnya bukanlah suatu kewajiban. Kemudian adanya peredaran uang kertas (Oleh Daendels 1817), yaitu digunakan unutk membayar pejabat-pejabat daerah dari hasil cengkeh. Padahal, untuk membeli barang kebutuhan harus membayar dengan uang logam sejak masa VOC. Sementara itu, adanya paksaan atas pemuda-pemuda utnuk mendadi terntara di jawa. Hal-hal tersebut yang melatarbelakangi adanya perang.
Maka pada tanggal 15 Mei 1817, Pattimura menyerang benteng Duurstede di Saparua sebanyak dua kali. Hasilnya Belanda menyerah dan Residen Van den Berg dan keluarganya tewas. Kemudian Pattimura menyerbu Benteng Zeelandia di pulau Haruku. Pada pertengahan juni, Gubernur Middelkop mengirim ekspedisi di bawah Kapiten Luitenant Groot. Kedatangannya berhasil meredam perlawanan pemuda. Kapitan Uluipaha di Hitu menyerang benteng Amsterdam dan berhsil mengepungnya. Ketika kapal Tweed tiba di perairan Hila, Uluipaha gagal menguasai benteng. Pada penyerangan Uluipaha yang kedua, residen Burgraff terbunuh. Di Hitu, pada Juli Belanda  mengirim pasukan dengan kawalan kapal perang untuk merebut Duurstede.
Siasat Penyergapan oleh Pattimura terhadap benteng dan patroli mushuh terbukti efektif. Belanda mengirim armada kuat di Ambon dipimpin Laksamana Buyskes dan 1500 pasukan alifuru dari Ternate dan Tidore, pada November 1817. sehingga terjadi pertempuran yng hebat di beberapa daerah. Di Hitu, Kapiten Ulupaha menyingkir ke Seram, akibatnya Hitu diduduki. Pasukan Buyskes dengan komandan Mayor Meyer menyeberang ke Haruku dan memukul mundur pemuda di sana. Di Benteng Duurstede, pasukan Meyer berhasil mengepung dan merebutnya. Akhirnya Pattimura dan tiga panglimanya ditangkap pada Desember 1817  dan dihukum mati di Benteng Niuew Victoria di Ambon. []

0 Komentar:

Artikel, materi, dan Bank Soal Sejarah